Twinning Program, 2008

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

KEKERASAN PSIKIS SUAMI TERHADAP ISTRI MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM

NASHRUDDIN NASHRUDDIN

Abstract


Penelitian dalam skripsi ini, dimaksudkan untuk mengkaji lebih jauh mengenai kekerasan khususnya ?kekerasan psikis suami terhadap istri dalam rumah tangga?. Dalam ketentuan pasal 7 Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Sebagaimana diketahui, dalam pasal 7 tersebut dijelaskan bahwa: ? Kekerasan psikis sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 huruf b adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/ atau penderitaan psikis berat pada seseorang?. Namun demikian, seringnya kejadian kekerasan yang hampir dari seluruh media maupun berbagai lembaga-lembaga yang aktif dalam menangani terhadap kekerasan tersebut telah menginformasikan bahwa, setiap tahunya dapat dipastikan kekerasan dalam rumah tangga baik kekerasan fisik, psikis, dan juga kekerasan yang lainya semakin meningkat prosentasenya.
Kenyataan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat bahwa tindak kekerasan pada perempuan dapat terjadi dimana-mana, baik didalam rumah tangga, ditempat kerja maupun ditempat umum lainya. Bentuknya pun bermacam-macam, berupa pemukulan, penyiksaan, teror-teror berencana yang menyebabkan seseorang merasa teraniaya, tertekan dan ketakutan, disamping itu dapat berupa sikap pengekangan pada perempuan dalam rumah tangga, sehingga anggota keluarga yang lain menjadi bodoh, terbelakang yang lambat laut dapat menyebabkan trauma psikologis yang berkepanjangan.
Begitu kompleksnya beban yang timbul dari kekerasan. Sehingga selama ini kekerasan sering kali di identikkan dengan situasi yang kasar, menyakitkan dan menimbulkan efek (dampak) negatif. Namun sayangnya, selama itu pula kebanyakan orang hanya memahami kekerasan sebagai suatu bentuk perilaku fisik yang kasar, keras dan penuh kekejaman. Sedangkan perilaku opresif (menekan) lain yang bentuknya tidak perilaku fisik, menjadi tidak diperhitungkan sebagai suatu bentuk kekerasan. Padahal kekerasan non fisik lebih komplek akibatnya dibandingkan dengan kekerasan fisik.
Dengan memperhatikan fakta yang terjadi diatas nampak bahwa kekerasan, khususnya dalam hal ini kekerasan psikis suami kepada istri menunjukkan sifat kejahatan yang meluas, berlangsuang sistematis dan terpola. Artinya, kekerasan psikis yang terjadi dalam rumah tangga sebetulnya dapat dikatagorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan harus mendapat perhatian dan penanganan yang serius oleh Negara.
Berangkat dari permasalahan di atas, maka dalam penelitian ini, penulis merumuskan rumusan penelitiian ke dalam (1). Bagaimanakah pandanagan hukum positif terhadap kekerasan psikis suami terhadap istri, (2). Bagaimanakah pandangan hukum islam terhadap kekerasan psikis suami terhadap istri.
Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari hasil penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pandangan hukum positif terhadap kekerasan psikis suami terhadap istri, dan untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum islam terhadap kekerasan psikis suami terhadap istri.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yaitu dengan cara melakukan pelacakan terhadap data-data, keterangan-keterangan, teori-teori, serta pendapat para ahli yang diperoleh dari hasil pelacakan terhadap beberapa literatur-literatur. Sedangkan untuk menganalisis data, peneliti menggunakan tekhnik analisis isi (content analisys) yang bertujuan untuk menganalisis isi literatur-literatur yang berkaitan dengan tema pembahasan secara mendalam. Selanjutnya, hasil analisis isi tersebut akan dibandingkan antara sumber data yang satu dengan yang lainnya mengunakan tekhnik analisis data perbandingan (comparative analisys).
Dari hasil penulisan skripsi ini dapat diketahui bahwa terdapat sanksi yang jelas terhadap pelaku kekerasan psikis dan bagi korban mendapat perlindungan dan pendampingan secara intensif baik itu menurut hukum positif ataupun menurut islam kedua-duanya melarang dan memberikan sanksi secara tegas bagi pelaku kekerasan psikis.
Pada akhirnya, dalam penulisan skripsi ini terdapat beberapa saran yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk dapat mengoptimalkan bagi lembaga-lembaga yang khusus menangani kasus kekerasan perempuan tersebut.

Research in this skripsi, is meant to study farther violence specially ?psychical violence of husband to wife in household?. In rule section 7 law of Number 23 Year 2004 about abolition of violence in household. As known, in the section 7 explained that ?psychical violence as referred to in section 5 letter of bis deed resulting fear, loss of feeling self confidence, loss of ability to act, feel over a barrel, and or psychical grief of weight at someone?. But that way, often occurence of violence which almost from entire/all media and also various active institutes in handling to the violence have informed that, each; every its soybean cake can be ascertained by violence in good household of violence of physical, psychical, as well as violence which its it him progressively mount the percentage of him.
Fact that happened in life of society that acting violence at woman earn happened everywhere, goodness within doors doorstep, at work and also in place its public of him. Its for even also all kinds of, in the form of hitting, persecution, terrors of causing someone feel to be maltreated, depress and fear, despitefully can in the form of restraint attitude at woman in household, so that other family member become stupidly, tardy situated behind of sea can cause endless psychological trauma.
So its complex of arising out burden of violence. So that during the time violence frequently in same harsh situation that, hurting and generating effect (negative effect). Butr unhappily, during that also most people only comprehending violence as an behavioural form of hash physical, ossify and full of cruelty. While behaviour of opresif (other pressure) which its for behaviour do not physical, is becoming not reckoned by as an violence form. Though violence of is non physical more complete as a result compared to violence of physical.
By paying attention fact that happened above looking that violence, specially in this case psychical violence of husband to wife show the nature of badness which extend, systematic and pattern. Its meaning, pshychical violence that happened in virtual household earn classification as badness to human and have to get serious handling and attention by state.
Leave from problems above, hence in this research, writer formulate formula of research an into (1). How positive law to psychical violence of husband to wife, (2). How view punish islam to psychical violence of husband to wife.
While target of which wish to be reached from result of writing of this skripsi is to know how positive law view to psychical violence of husband to wife, and to know how view punish islam to psychical violence of husband to wife.
In writing of this skripsi, writer as type research of bibliography (research library) that is by (doing/ conducting) detection to data, boldness, theory, and also opinion all optained expert from result of detection to some literatures. While to analyse data, researcher use content analysis tekhnik (analysis content) with aim to analyse literatures content related to solution theme exhaustively. Hereinather, result of the content analysis will be compared to among source of data which is one with os other of use analyse comparison data (analysis comparative).
From result of writing of this skripsi can know that there are clear sanction to perpetrator of psychical violence and to victim get protection and good adjacent intensively that according to positive law and or according to islam the two prohibiting and giving sanction expressly to perpetrator of psychical violence.
In the end, in writing of this skripsi there are some suggestion able to be made upon which consideration to be optimal to special institutes handle case violence of woman.

Keyword : Kekerasan Psikis, Hukum Positif dan Hukum Islam

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/269/jiptummpp-gdl-s1-2008-nashruddin-13407-A.+PENDA-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC