URGENSI PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG YANG RESPONSIF DALAM MENCIPTAKAN IKLIM INVESTASI YANG KONDUSIF DI INDONESIA

Arief Siregar, Ayu Lestari, Johar Kiswati

Abstract


Terpuruknya dunia investasi di Indonesia terbukti dengan adanya penurunan investasi yang sangat drastis periode Januari-Oktober 2005 dibanding Januari-Oktober 2006. Penurunan investasi sebesar 52,5%. ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mandek. Dimana pertumbuhan ekonomi tersebut paralel dengan anjloknya nilai investasi Indonesia. Hasil survey Bank Dunia terhadap 155 negara menunjukkan iklim investasi di Indoneisa tergolong paling buruk di dunia. Daya tarik investasi Indonesia menurun bahkan dibawah negara Vietnam. Faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik investasi ini masih sangat rendah dan belum mendapat perhatian yang intensif dari pemerintah, sehingga para investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia. Salah satunya terkait dengan Perundang-undangan yang mendukung dunia usaha.
Persoalan hukum memang menjadi persoalan utama dalam dunia usaha. Tidak adanya kepastian hukum, yaitu belum selesainya pembahasan sejumlah Rancangan Undang Undang (RUU) yaitu RUU Pajak, RUU Penanaman Modal, dan RUU Ketenagakerjaan menyebabkan angka investasi semakin menurun. Padahal kepastian hukum adalah faktor utama yang mendorong para investor menanamkan modalnya di suatu negara. Tidak adanya kepastian hukum tersebut juga menyebabkan paket investasi yang diterbitkan pemerintah (Inpres No.3 Tahun 2006) belum bisa dilaksanakan.
Berdasarkan kenyataan diatas, maka tuntutan untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia guna memperbaiki pertumbuhan ekonomi harus segera dilakukan dengan pembentukan UU yang responsif guna mengatasi kendala-kendala dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.

Keywords


Investasi; Undang-undang; Responsif

Full Text:

PDF