EKSTRAK BIJI MIMBA (Azadirachta indica A. Juss.) SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PENGENDALIAN HAMA TELUR KEONG MAS (Pomacea canaliculata Lamark) PADA TANAMAN PADI

Setiya Titin Niawati, Fitria Arumyana Atmawati, Miftakhur Rohmi, Wiwin Suryani Sulaiman

Abstract


Keong mas atau siput murbai (Pomacea Canaliculata Lamark) merupakan hama utama dalam produksi padi. Untuk pengendalian hama ini, kebanyakan petani memilih menggunakan moluskisida sintesis yang terbukti menyebabkan pencemaran lingkungan karena mengandung residu kimiawi. Petani mulai mengeksplorasikan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit, salah satunya biji Mimba. Mimba (Azadirachta indica A. Juss.) merupakan tanaman yang mengandung azadirachti dan dapat digunakan sebagai moluskisida. Oleh karena itu dilakukan studi penanggulangan hama keong mas (Pomacea canaliculata Lamark) dengan berbagai konsentrasi ekstrak biji Mimba (Azadirachta indica A. Juss.) sebagai agen pengendali hayati.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam penelitian ini sebagai kelompok kontrol adalah tanpa penambahan ekstrak biji A. indica, sedangkan sebagai kelompok perlakuan adalah menggunaan ekstrak A. indica dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Penentuan konsentrasi ini berdasarkan uji pendahuluan. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi daya tetas telur keong mas (P. canaliculata), prosentase kenetasan telur keong mas, konsentrasi ekstrak biji A. indica yang efektif terhadap kerusakan telur P. canaliculata. Analisa data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan analisis varian satu faktor.Hasil akhir menunjukkan bahwa daya tetas telur terjadi pada perlakuan kontrol dengan rata-rata menetas pada hari ke-13 atau selama 312 jam. Jumlah rata-rata telur menetas sebanyak 3,67 atau 4 butir telur, sedangkan dengan perlakuan konsentrasi ekstrak biji Mimba (A. indica) tidak ada telur yang menetas. Prosentase telur yang mengalami kenetasan sebanyak 45% dari 20 butir telur tiap perlakuan. Kerusakan telur menunjukan adanya pengaruh nyata berbagai konsentrasi ekstrak biji A. indiaca terhadap kerusakan telur P. canaliculata. Konsentrasi 50% dengan rata-rata 8,3 dan berbeda nyata dengan perlakuan lain.

Keywords


keong mas, daya tetas, prosentase kenetasan, kerusakan.

Full Text:

PDF