Studi Frekuensi Penggorengan dari Minyak Jelantah Bermerek dan Tidak Bermerek terhadap Nekrosis Sel Hati

Angga Ditia Nugroho, Husamah, Aji Rahayu

Abstract


Telah dilakukan studi tentang pengaruh minyak jelantah bermerek dan tidak bermerek terhadap nekrosis sel hati. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi penggorengan dari minyak jelantah bermerek dan tidak bermerek, mengetahui frekuensi penggorengan dan perlakuan minyak jelantah bermerek dan tidak bermerek yang paling memberikan pengaruh negatif serta mengetahui interaksi antara frekuensi dan minyak jelantah terhadap nekrosis sel hati. Jenis penelitian ini adalah true experiment. Berdasarkan hasil uji anava 2 faktor pada faktor minyak jelantah diperoleh Fhitung 58,9 > Ftabel 4,35 pada signifikan 5% menunjukkan ada pengaruh minyak jelantah terhadap jumlah nekrosis sel hati, pada faktor frekuensi penggorengan Fhitung 180 > Ftabel 2,87 pada signifikan 5% menunjukkan ada pengaruh frekuensi penggorengan terhadap jumlah nekrosis sel hati dan pada kombinasi minyak jelantah dan frekuensi penggorengan Fhitung 0,68 < Ftabel 2,87 pada signifikan 5% dan 1% menunjukkan tidak ada interaksi antara minyak jelantah dan frekuensi penggorengan yang diberikan secara oral terhadap jumlah nekrosis sel hati. Ciri-ciri dari nekrosis sel yaitu bentuk selnya tidak normal, inti tidak jelas dan sitoplasmanya gelap, sehingga sel tidak dapat berfungsi secara maksimal. Dari hasil uji duncan's 1% perlakuan yang paling baik terhadap nekrosis sel hati yaitu faktor minyak jelantah tidak bermerek dengan rerata 48,8, sedangkan pada frekuensi penggorengan terdapat pada perlakuan B1 (8 frekuensi penggorengan) dengan rerata 27.

Keywords


minyak jekantah; nekrosis; sel hati

Full Text:

PDF