Department of Mathematics, 2005

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

IMPLEMENTASI MODEL INVESTIGASI MATEMATIKA UNTUK MENGEFEKTIFKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS II SMP NEGERI 2 BATU

JAMALUDIN ASROPI

Abstract


Pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama di harapkan dapat ikut serta dalam menentukan keberhasilan pendidikan nasional di berbagai tingkat pendidikan, karena pendidikan SMP merupakan salah satu peletak dasar ilmu dan pengetahuan untuk memasuki tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Salah satu kompetensi yang diharapkan dari tamatan SMP adalah kemampuan yang berkaitan dengan matematika yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Untuk mencapai kompetensi tersebut, maka proses pembelajaran haruslah efektif.
Berbagai metode telah banyak dikembangkan, salah satunya adalah model investigasi matematika. Dengan metode ini diharapkan siswa dapat memecahkan masalah matematika yang dihadapi yang mengedepankan daya nalar dan kreatifitas siswa, sehingga siswa dapat melihat dan memecahkan masalah secara analisis, sistesis, dan sistematis.
Salah satu materi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah teorema Pythagoras. Materi ini dipelajari pada kelas II SMP semester I. Untuk itu diperlukan pembelajaran teorema Pythagoras yang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model investigasi matematika.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembelajaran teorema Pythagoras yang efektif dan untuk mengetahui sejauh mana respon siswa terhadap pembelajaran ini dengan menggunakan model investigasi matematika.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action riseach) yang terdiri dar 3 siklus. Objek penelitian ini adalah siswa kelas II SMP Negeri 2 Batu. Instrumen yang digunakan berupa: 1) tes akhir, 2) latihan soal tindakan (LKS), 3) rencana pembelajaran, 4) lembar materi, 5) lembar observasi, 6) catatan lapangan, 7) wawancara.
Data diperoleh dari 1) lembar observasi, 2) catatan lapangan, 3) wawancara, dan 4) hasil tes akhir. Dari data yang diperoleh dilakukan analisis sebagai bahan rujukan untuk melajutkan ke siklus berikutnya. Pembelajaran ini dikatakan efektif jika tujuan pembelajaran dengan model investigasi matematika tercapai dengan melihat nilai rata-rata kelas untuk tes akhir lebih besar atau sama dengan 65 sedang respon siswa didapat dari hasil wawancara.
Pada siklus I didapatkan rata-rata kelas 70, dan dari hasil observasi disimpulkan bahwa pembelajaran dapat dilanjutkan ke silkus II dengan catatan peneliti harus selalu memotivasi siswa untuk aktif dalam diskusi dan pemecahan penyelesaian masalah dengan model investigasi matematika. Pada siklus II rata-rata kelas meningkat menjadi 76 sehingga pembelajaran dapat dilanjutkan ke sikus III. Pada siklus III didapat bahwa siswa sudah mampu menerapkan teorema Pythagoras pada bangun datar, bangun ruang, bidang Cartesius, dan pada soal cerita.
Dari rangkaian siklus I sampai dengan siklus III disimpulkan bahwa pembelajaran teorema Pythagoras dengan model investigasi matematika efektif. Sedang respon siswa menunjukkan positif karena siswa merasa senang dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran ini. Selain itu mereka juga dapat memahami konsep teorema Pythagoras dan penerapannya dengan jelas.
Berdasar temuan penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat dipertimbangkan oleh guru (praktisi) dalam melaksanakan pelajaran dengan model investigasi matematika antara lain, 1) menyiapkan materi pelajaran, alat peraga yang diperlukan dan mengalokasikan waktu dengan baik, terutama pada kegiatan diskusi, 2) mengelompokkan siswa dalam kelompok-kelompok yang anggotanya adalah siswa yang heterogen, dan 3) selalu memotivasi siswa dan memberikan bantuan jika diperlukan.

 

Keyword : Pembelajaran, teorema Pythagoras, model investigasi matematika

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/78/jiptummpp-gdl-s1-2005-jamaludina-3899-pendahul-n.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC