Pembelajaran Kontekstual pada Topik Bangun Segi Empat di Kelas II SLTP NEGERI 3 BATU MALANG.

TRIMEIYATUL F

Abstract


Sejauh ini pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta-fakta yang harus dihafal. Kelas masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah sebagai pilihan utama strategi belajar. Melalui strategi pembelajaran kontekstual siswa diharapkan dapat membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran bangun segi empat melalui pendekatan kontekstuals sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas II SLTP 3 Batu.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: one-shot case study yaitu Peneliti hanya mengadakan treatment/perlakuan satu kali yang diperkirakan sudah mempunyai pengaruh, yang kemudian diadakan post-test. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data aktivitas siswa, data respon siswa dan data hasil tes akhir siswa. Sedangkan sumber data dari penelitian ini adalah siswa kelas II SLTP 3 Batu. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 september 2004 sampai dengan 12 oktober 2004.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kontekstual yang melibatkan tujuh komponen pembelajaran, yaitu kontruktivisme, inquiry, quistining, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian sebenarnya. Untuk dapat mengkontruksikan pemahaman siswa dilakukan tanya jawabyang merupakan komponen kontekstual yaitu quistioning, dengan pertanyaan yang mengarah pada konsep yang dipelajarisehingga siswa dapat menemukan sendiri konsep (inquiry) yang dipelajari.Pemodelan diberikan dengan memanipulasi alat peraga yang ditiru oleh siswa. Alat peraga diberikan secara kelompok dan siswa bekerjasama dengan siswa yang lain sehingga terbentuk masyarakat belajar. Refleksi dilakukan dengan mengarahkan siswa pada konsep yang telah diberikan sebelumnya. penilaian tidak hanya dilakukan melalui tes tetapi melalui aktivitas siswa selama pembelajaran.
Dari penelitian ini diperoleh data aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, karena memenuhi ke-5 aspek kriteria keefektifan siswa dengan syarat 3 terpenuhi. Respon siswa terhadap pembelajaran dikatakan positif, karena persentase terbesar berada pada tingkatan senang, baru, minat dan ya. Akan tetapi jika ditinjau dari hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan secara klasikal. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual tidak efektif ditinjau dari ketuntasan belajar secara klasikal.

 

Keyword : pembelajaran kontekstual, Bangun Segi Empat.

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/53/jiptummpp-gdl-s1-2005-trimeiyatu-2646-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


pembelajaran kontekstual; Bangun Segi Empat.