OPTIMALISASI JARINGAN PADA PENDISTRIBUSIAN AIR (Studi Kasus di PDAM Malang)

Rina Puji Rahayu

Abstract


Pembuatan dan penambahan jaringan pendistribusian air di PDAM kadang-kadang melupakan efektifitas jaringan. Oleh karena itu perlu dikaji tentang efektifitas jaringan agar tidak terjadi inefesiensi. Apabila hal ini diperhatikan biaya proyek dapat ditekan, tetapi hasil yang diharapkan tetap optimal.
Dari jaringan yang sudah ada akan dikaji tentang efektifitasnya khususnya untuk jaringan pendistribusian perumahan Tidar. Dari sketsa gambar yang ada, akan dimodelkan ke dalam bentuk jaringan yang lebih sederhana sehingga memungkinkan untuk dianalisis secara matematis. Untuk menganalisis efektifitas jaringan digunakan model transshipment yang perhitungannya dibantu dengan program QSB(Quantitative system for business).
Dalam membuat model jaringan sederhana langkah yang dilakukan adalah
membuat daftar tabel panjang jaringan, daftar jumlah produksi air disetiap sumber dan data jumlah permintaan air disetiap wilayah pelayanan. Setelah data rincian panjang jaringan, jumlah produksi air, dan jumlah permintaan air diperoleh langkah selanjutnya adalah membuat gambar jaringan sederhana berdasarkan data-data tersebut. Dari model jaringan sederhana yang diperoleh akan ditentukan efektifitasnya dengan cara mengubah model jaringan sederhana ke bentuk model LP transshipment. Dari model LP transshipment diubah ke dalam format model transportasi. Setelah bentuk matematis masalah transportasi diperoleh, persamaan-persamaannya dimasukkan ke dalam tabel persoalan transshipment. Penyelesaian penghitungan tabel persoalan transshipment diselesaikan dengan menggunakan program QSB (Quantitative System For Business) dengan VAM (Vogel Approximasi Method) sebagai inisial penyelesaiannya.
Dari hasil analisis secara matematis yang telah dilakukan disimpulkan bahwa jaringan pendistribusian perumahan Tidar belum efektif, Sehingga untuk penambahan-penambahan jaringan yang baru disarankan untuk melakukan pemetaan dan menganalisis secara matematis terlebih dahulu.

Translation

The making and addition of water distribution texture at PDAM sometimes forget the effectivity of the texture. Therefore, there is a need to inspect about the effectivity of texture to avoid inefficiency. If there is an attention on this problem the project cost can be pressed, but the result still optimal.
From the existed texture will be examined its effectivity, specially for Tidar Housing distribution texture. From the existed picture skets, it will modeled into more simple texture forms, so that possible to analyze mathematically. To analyze the effectivity of texture used transshipment model which its calculations are helped by QSB program (Quantitative System For Business).
In making the simple texture model, the step that is done is making list of tables of the length of texture, list of water production number in every source, and the data of water requested number in every service area. After the details data of the length of net, the amount of water production, and the number of water requested are achieved, the next step is making he picture of simple texture based n those data. From the simple texture model achieved will be determined its effectivity by changing simple texture model into LP transshipment model form. Then LP transshipment model is changed into transportation model format. After mathematic form of transportation is achieved, it is formulas are applied in transshipment problem table. The finishing of transshipment question table calculation are solve by using QSB program (Quantitative System For Business) and VAM (Vogel Aproximation Method) as the finishing initial.
From the mathematically analysis result have done, it is arrived to conclusion that distribution texture of Tidar Housing is not effective, so that for the new additional textures are suggested to do mapping and initially analyzed it mathematically.

 

Keyword : jaringan, transportasi, transshipment.

Related Links : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/15/jiptummpp-gdl-s1-2004-rinapujira-729-Pendahul-n.pdf


Keywords


jaringan; transportasi; transshipment; UMM