Department of Mathematics, 2003

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI (STUDI KASUS SISWA KELAS 2 SMU MUHAMMADIYAH SE-KOTA MALANG

ASWAR ASWAR

Abstract


Keluarga adalah lingkungan pertama yang dikenal oleh seorang anak, sehingga mempunyai andil besar dalam perkembangan intelektual. Suasana emosional keluarga bisa merangsang anak untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kecerdasannya yang sedang tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pola asuh orang tua, tingkat motivasi berprestasi siswa dan hubungan antara pola asuh orang tua dengan motivasi berprestasi bidang studi matematika pada siswa SMU Muhammadiyah se-Kota Malang.
Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif dengan menggunakan dua variabel yaitu: pola asuh orang tua sebagai variabel pertama dan motivasi berprestasi sebagai variabel kedua. Populasinya adalah Siswa kelas II SMU Muhammadiyah se kota Malang pada bidang studi Matematika, sedangkan subyek yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas 2 dengan jumlah keseluruhan 101 responden. Subyek diseleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan yaitu dengan menggunakan teknik random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) skala pola asuh orang tua yang dikembangkan dari teori Baumrind dan dibuat dengan bentuk skala Guttman, (2) Skala Motivasi berprestasi yang dikembangkan dari teori Mc. Clelland dan dibuat dalam bentuk skala Lekert. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 12–24 Mei 2003. Untuk mengetahui jenis pola asuh orang tua dan tingkat motivasi berprestasi digunakan teknik prosentase dan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan motivasi berprestasi memakai teknik Chi Square dengan menggunakan perangkat komputer dengan software statistik SPSS versi 10 for Windows atau lisrel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pola asuh orang tua termasuk dalam kategori Authoritarian yaitu sebesar 68,32%, sedangkan tingkat motivasi berprestasi termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 66,30%. Dari hasil analisis diperoleh Chi square hitung (105,811) > Chi square tabel (5,99) yang berarti semakin positif pola asuh orang tua maka semakin baik motivasi berprestasi pada bidang studi matematika. Dengan koefisien kontingensi C = 0.72 dan Cmak = 0.82 yang berarti derajat hubungan sangat besat. Adapun sumbangan efektif pola asuh orang tua terhadap motivasi berprestasi sebesar 66.34%, dan dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua dan motivasi beprestasi pada bidang studi matematika.

 

Keyword : MOTIVASI BERPRESTASI

Related Links :  http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/22/jiptummpp-gdl-s1-2004-aswar98320-1052-Pendahul-n.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC