ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN AKTIVITAS VOLUME PERDAGANGAN SAHAM ATAS PENGUMUMAN DEVIDEN PADA SAHAM LQ 45 YANG TERCATAT DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2005

Arif Jaenuri

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus dengan judul ?Analisis Abnormal Return dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham Atas pengumuman Deviden Pada Saham LQ 45 yang tercatat di Bursa Efek Jakarta Tahun 2005.? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbedaan abnormal return saham atas pengumuman deviden saham LQ 45 pada tahun 2005 dan untuk mengetahui perbedaan aktivitas volume perdagangan saham atas pengumuman deviden saham LQ 45 pada tahun 2005.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ 45 yang mengumumkan deviden tahun 2005 yang berjumlah 15 emiten. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang ada, sehingga jika dilihat dari teknik pengambilan sampel penelitian ini disebut penelitian populasi. Alat analisis yang digunakan adalah uji beda dua rata-rata.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa semua emiten yang tergabung dalam indeks LQ 45 dan mengumumkan deviden pada tahun 2005 tidak memiliki perbedaan pada nilai abnormal return antara sebelum dan sesudah pengumuman tersebut.emiten tersebut adalah Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Astra Graphia Tbk (ASGR), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Astra International Tbk (ASII), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Investama Tbk (INVEST), Astra Otoparts Tbk (AUTO), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Gudang Garam Tbk (GGRM), Gajah Tunggal Tbk (GJTL), HM. Sampoerna Tbk (HMSP), Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP), Indosat Tbk (ISAT), Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan Matahari Putera Prima Tbk (MPPA) Emiten yang tergabung dalam indeks LQ 45 dan mengumumkan deviden pada tahun 2005 yang tidak memiliki perbedaan pada nilai aktivitas volume perdagangan antara sebelum dan sesudah pengumuman tersebut adalah Astra Agro Lestari Tbk (AALI), Astra Graphia Tbk (ASGR), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Gudang Garam Tbk (GGRM), dan HM. Sampoerna Tbk (HMSP). Sedangkan nilai aktivitas volume perdagangan antara sebelum dan sesudah pengumuman tersebut yang memiliki perbedaan adalah Astra International Tbk (ASII), Bank Central Asia (BBCA), Bank Investama Tbk (INVEST), Astra Otoparts Tbk (AUTO), Gajah Tunggal Tbk (GJTL), Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP), Indosat Tbk (ISAT), Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan Matahari Putera Prima Tbk (MPPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ditolak untuk hipotesis pertama karena semua emiten tidak memiliki perbedaan pada nilai abnormal return. Sedangkan hipotesis kedua yang diajukan dalam penelitian ini diterima.

 

Keyword : abnormal return, aktivitas volume perdagangan saham, saham LQ 45

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/210/jiptummpp-gdl-s1-2007-arifjaenur-10462-01+PENDA-N.PDF


Keywords


abnormal return; aktivitas volume perdagangan saham; saham LQ 45