PENENTUAN INTERVAL WAKTU PENGGANTIAN KOMPONEN KRITIS PADA MESIN SPINDLESS DENGAN ANALISA KEANDALAN (Studi Kasus PT.Mitra Lestari Abadi, Banyumas)

Fajar Andi Saputra

Abstract


Dalam upaya untuk memperlancar kegiatan produksi, mutlak diperlukan management dan kebijakan perbaikan serta perawatan mesin-mesin produksinya., dengan tepat dan baik. Salah satu kebijakan tersebut adalah penentuan saat yang optimal untuk melaksanakan tindakan perawatan pencegahan terhadap kerusakan mesin-mesinnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh interval waktu perawatan mesin yang optimum pada mesin Spindless, untuk mengurangi biaya perawatan dan perbaikan mesin serta meningkatkan keandalan pada Mesin Spindless,. Untuk menentukan interval penggantian yang optimal dapat menggunakan metode penggantian pencegahan ( Age Replacement ) untuk menentukan fungsi padat probabilitas, keandalan, laju kerusakan, MTTF, MTTR, MTTDT, sehingga dapat menentukan penggantian komponen yang optimal dengan total biaya yang perawatan yang rendah dengan menggunakan software matchad.
Dengan model ini telah di tentukan interval pengantian terhadap komponen Encorder yaitu 35 hari dengan tingkat keandalan mesin sebesar 0,805 sehingga terdapat penghematan biaya sebesar Rp 12.989.255,56 dengan C(tp) lama Rp. 15.764.807,56 dan C(tp) baru Rp 2.775.552,- dan Power Supply 48 hari dengan tingkat keandalan mesin sebesar 0,778 sehingga dalam masa periode tahun 2006-2007 dapat penghematan biaya sebesar Rp 19.923.796,72 dengan C(tp) lama Rp. 24.117.076,72 dan C(tp) baru Rp 4.193.280,-.

 

Keyword : Komponen Kritis Mesin, Penggantian, Keandalan

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/346/jiptummpp-gdl-s1-2009-fajarandis-17291-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Komponen Kritis Mesin; Penggantian; Keandalan; UMM