PENERAPAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS GUNA PENEMPATAN KARYAWAN KEPALA BAGIAN PRODUKSI (Study kasus pada UD. JAYA ABADI Bojonegoro)

Anton Edy Susanto

Abstract


UD. Jaya Abadi adalah perusahaan yang memproduksi Paving dengan daya jual produk yang penuh persaingan baik dalam wilayah Bojonegoro ataupun luar Bojonegoro, karena itu sudah seharusnya perusahan harus mempunyai karyawan yang bisa membawa perusahaan mampu memenuhi visi dan misi perusahaan. Pada penelitian ini membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan penempatan karyawan untuk kepala bagian produksi yang sebelumnya masih secara obyektif cara penempatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hierarchy, fokus, kriteria dan alternatif kandidat yang akan digunakan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan dengan menggunakan AHP hingga diperoleh urutan alternatif.
Dalam penelitian ini langkah awal yang dilakukan adalah wawancara terhadap Pemimpin Perusahaan dan pengambilan arsip perusahaan tentang kriteria-kriteria penempatan karyawan untuk kepala bagian produksi, kemudian pembuatan angket atau kuisioner tentang perbandingan kriteria dan alternatif (calon kepala bagian proses produksi) untuk diisi oleh pemilik perusahaan. Selanjutnya data yang diperoleh dari angket dimasukkan dalam matriks perbandingan antar kriteria dan alternatif, kemudian dibuat matriks normalisasi untuk mengetahui eigen vector dan eigen value serta consistency. Setelah diketahui local priority yang diperoleh dari masing-masing eigen vector untuk kriteria dan alternatif maka selanjutnya eigen vectornya (kriteria dan alternatif) dikalikan untuk memperoleh global priority atau urutan alternatif.
Berdasarkan dari hasil analisis data, maka dapat ditarik kesimpulan terhadap alternatif-alternatif yang memenuhi kriteria yang diinginkan perusahaan dan Calon Kabag yang terpilih adalah calon Kabag C.

 

Keyword : Analytical Hierarchy Process, Penempatan Karyawan, bobot prioritas

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/347/jiptummpp-gdl-s1-2009-antonedysu-17342-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Analytical Hierarchy Process; Penempatan Karyawan; bobot prioritas; UMM