PENURUNAN JUMLAH DEFECT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus di PT. Surabaya Agung Industri Pulp & Kertas Tbk. Gresik)

YAYANG SURYAWANDIK

Abstract


PT. Surabaya Agung Industri Pulp&Kertas merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan berbagai macam jenis kertas, salah satunya kertas HVS 55 gsm. Untuk memproduksi produk dengan kualitas terbaik dan memberikan kepuasan kepada pelanggan, terdapat beberapa masalah yang dihadapi dalam proses produksi kertas yaitu masih terdapat produk cacat (defect) dalam proses produksinya
Dari kondisi tersebut diperlukan suatu metode untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan metode six sigma, digunakan untuk mengidentifikasi defect serta meningkatkan kualitas produk. Metode Six Sigma yang diharapkan dapat meminimasi/menurunkan terjadinya defect di PT. Surabaya Agung Industri Pulp&Kertas dengan menciptakan suatu kinerja proses produksi yang lebih efektif, lebih ramping dengan performansi yang lebih baik serta tetap memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. dan berusaha untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas.
Tahapan-tahapan Six sigma meliputi tahap Define, Measure, Analyze, Improve. Pada tahap Define dilakukan pendefinisian produk, dan pembuatan flow proses produksi. Measure terdapat 3 jenis cacat yang prosentasenya lebih besar dari jenis cacat yang lain yaitu jenis cacat lubang, gelombang dan lipatan mati, prosentase untuk cacat lubang sebesar 36,3%, cacat lubang sebesar 28,2%, dan cacat lipatan mati sebesar 25,2%, dari hasil perbandingan 2 minggu awal dan 2 minggu setelah dilakukan perbaikan maka ketiga cacat didapat nilai DPMO awal sebesar 53704 dan level sigma sebesar 3,1. Dengan melihat FMEA dan RPN maka alternatif perbaikan yang bisa dilakukan yaitu perusahaan sebaiknya membuat instruksi kerja, dari hasil setelah penerapan instruksi kerja selama 2 minggu di proses wet end (bagian basah) didapat penurunan nilai DPMO sebesar 35185 dan level sigma sebesar 3,3

 

Keyword : Six Sigma, DPMO, FMEA, Kualitas

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/324/jiptummpp-gdl-s1-2009-yayangsury-16179-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Six Sigma; DPMO; FMEA; Kualitas; UMM