Department of Industrial Engineering, 2007

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

PERBANDINGAN METODE VAM (VOGEL?S APPROXIMATION METHOD) DENGAN METODE SAVING MATRIX UNTUK MEMPEROLEH BIAYA TRANSPORTASI YANG LEBIH HEMAT. (Studi kasus di CV. OElOENG Sumberrejo, Bojonegoro)

RINA WIDI ASTUTI

Abstract


CV. OELOENG merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam pembuatan rokok, yang mempunyai tiga jenis produk yaitu rokok klobot, rokok Kretek, dan rokok Kretek Filter. Penanganan distribusi yang tidak efisien merupakan masalah utama di industri ini yang menyebabkan biaya transportasi tinggi.
Dari kondisi tersebut diperlukan suatu metode untuk mengatasi masalah tersebut. Alternatif I adalah Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk pengalokasian produk kepada konsumen dengan mempertimbangkan biaya transportasi, kapasitas sumber dan permintaan konsumen. Adapun rute pengirimannya adalah Direct Shipping Network. Tujuan utama dari metode ini adalah merencanakan jumlah alokasi produk usulan agar nantinya diharapkan dapat diperoleh biaya transportasi yang lebih hemat dari metode awal perusahaan. Alternatif II adalah metode Saving Matrix merupakan salah satu metode yang membahas proses pengiriman produk ke konsumen yang meliputi pengalokasian masing-masing retail pada kendaran sekaligus mengurutkan rute yang akan dilalui kendaraan. Adapun rute pengirimannya adalah Direct Shipping With Milk Runs. Tujuan utama metode ini adalah dengan mengalokasikan order tiap retail pada kendaraan juga dapat menghemat biaya transportasi. Kemudian setelah dilakukan kedua alternatif tersebut, maka akan dibandingkan mana yang memiliki biaya transportasi yang lebih hemat. Sebelum kita menerapkan Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) maupun metode Saving Matrix, terlebih dahulu dilakukan pengeplotan dan peramalan data permintaan untuk 2 bulan mendatang. Peramalan permintaan dengan menggunakan metode sesuai dengan pengeplotan data. Kemudian dipilih MAPE terkecil. Selanjutnya hasil peramalan tersebut diolah dengan Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) dan metode Saving Matrix.
Dari hasil pengolahan data diperoleh perbandingan biaya transportasi Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) dengan metode Saving Matrix. Yang mana Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) memiliki biaya transportasi yang lebih hemat dibandingkan metode Saving Matrix yaitu dengan selisih biaya Rp. 182.479,- tiap periode pengiriman. Sedangkan jika dibandingkan dengan metode awal perusahaan selisih biaya yang didapat adalah sebesar Rp. 212.367,-, jadi dengan Metode VAM (Vogel?s Approximation Method) perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp. 212.367,-/ periode pengiriman.

 

Keyword : Pendistribusian Produk, jarak Tempuh, Biaya transportasi

 

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/209/jiptummpp-gdl-s1-2007-rinawidias-10448-PENDAHUL-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC