ANALISIS PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA TAWALI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA NTB

DEDI WAHYUDIN

Abstract


Penelitian ini meneliti tentang analisia pengaruh jumlah modal, luas lahan
dan jumlah tenaga kerja terhadap tingkat pendapatan petani bawang merah di desa
Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB. Pembangunan pertanian di
Indonesia sangat penting, karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah petani.
Dimana mereka mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Peran pemerintah sangat diperlukan dalam rangka mengambil langkah-langkah
kebijaksanaan yang diperlukan untuk perkembangan pertanian pada umumnya dan
peningkatan produk pertanian pada khususnya.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui profil keluarga petani
bawang merah di Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB, meliputi:
pendidikan, status perkawinan, tanggungan keluarga,lamanya menjadi petani, alasan
menjadi petani, jenis pekerjaan lain, banyaknya panen dalam satu tahun, dan tempat
pemasaran. (2) Untuk mengetahui apakan ada pengaruh antara jumlah modal, luas
lahan dan jumlah tenaga kerja terhadap tingkat pendapatan petani bawang merah di
Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB
Teknik analisa data yang digunakan adalah (1) Untuk mengetahui total
penerimaan pada petani bawang merah maka secara matematis dapat dihitung dengan
menggunakan rumus: TR = P x Q (2) Untuk mengetahui biaya total atau total cost
maka secara matematis dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: TC = FC + VC
(3) Untuk mengetahui keuntungan yang diterima oleh petani bawang merah maka
digunakan rumus:? = TR ? TC
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh
peneliti pada bab-bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa: (1) Profil keluarga
petani bawang merah di desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB adalah
dilihat dari pendidikan yang paling banyak adalah tamat SLTA, dari status
perkawinan, kebanyakan mereka sudah menikah, dari segi beban tanggungan
keluarga kebanyakan mereka mempunyai tanggungan keluarga 4 orang, lamanya
menjadi petani rata-rata mereka sudah bertani antara 2-4 tahun, alasan menjadi petani
kebanyakan adalah untuk mencukupi kebutuhan hidup dan mencari tambahan
pendapatan keluarga,dilihat dari segi pekerjaan lain kebanyakan mereka adalah tidak
punya pekerjaan lain, kemudian dilihat dari tempat pemasarannya, kebanyakan para
petani langsung memasarkannya ke pasar dan ke koperasi. (2) Hasil penelitian
menunjukkan biaya (TC) yang dikeluarkan petani bawang merah di desa Tawali
kecamatan Wera Kabupaten Bima NTB paling besar yaitu: Rp 12.055.000, sedangkan
total penerimaan terendah yang diperoleh petani bawang merah adalah sebesar Rp
2.915.000 (3) pendapatan bersih (? ) petani bawang merah di desa Tawali Kecamatan
Wera Kabupaten Bima NTB pada tingkatan tertinggi sebesar Rp 45.500.000
sedangkan terendah adalah sebesar Rp 7.550.000.

Keyword : ANALISIS PENDAPATAN.

 

link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/341/jiptummpp-gdl-s1-2009-dediwahyud-17004-PENDAHUL-N.pdf

 


Keywords


ANALISIS PENDAPATAN