PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN AGREGAT PASIR DENGAN AGREGAT DARI LIMBAH PLASTIK DALAM PEMBUATAN BATAKO TERHADAP KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BATAKO DENGAN METODE PRESSING. (study penelitian)

David Wahyu Laksono

Abstract


Penambahan agregat dari limbah plastik dalam komposisi batako merupakan langkah pemanfaatan limbah plastik menjadi barang yang berguna yaitu bahan tambahan pada batako. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat karakteristik batako meliputi daya serap, berat jenis, porositas dan kuat tekan dengan penambahan agregat plastik pada variasi komposisi yang direncanakan. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah dapat diketahui pengaruh penambahan agregat plastik dalam pembuatan batako, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dalam pembuatan batako.
Batako dengan ukuran 30 cm ? 10 cm ? 13 cm dibuat sebanyak 60 buah dengan variasi agregat dari limbah plastik sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% masing-masing dibuat 3 buah benda uji. Benda uji diberikan untuk perlakuan atau variabel campuran semen : pasir : air (1:2:0,6, 1:3:0,6, 1:4:0,6, 1:5:0,6). Metode pembuatan batako yaitu dengan cara dipressing dan pressing yang digunakan sebesar 20 Mpa.
Dari hasil penelitian ini didapatkan berbagai tingkat klasifikasi Mutu, mutu 1 terdapat pada batako jenis I(1:2:0,6) dengan campuran agregat plastik 0% sampai 30%, batako jenis II(1:3:0,6) dengan campuran agregat plastik 0% dan 10%, batako jenis III(1:4:0,6) dengan campuran agregat plastik 0% dan 10%, batako jenis IV(1:5:0,6) dengan campuran agregat plastik 0%. mutu 2 terdapat pada batako jenis I(1:2:0,6) dengan campuran agregat plastik 40%, batako jenis II(1:3:0,6) dengan campuran agregat plastik 20%, batako jenis III(1:4:0,6) dengan campuran agregat plastik 20%, batako jenis IV(1:5:0,6) dengan campuran agregat plastik 10% dan 20%. mutu 3 terdapat pada batako jenis II(1:3:0,6) dengan campuran agregat plastik 30% dan 40%, batako jenis III(1:4:0,6) dengan campuran agregat plastik 30% dan 40%, batako jenis IV(1:5:0,6) dengan campuran agregat plastik 30% dan 40%. Sehingga batako dapat dipakia dan aman untuk bahan bangunan. Dengan mengunakan agregat plastik makn kuat tekan yang didapat semakin rendah karena agregat plastik tidak mempunyai daya ikat, daya serap batako semakin tinggi karena lemahnya ikatan antar agregat membentuk pori-pori dan gelembung banyak sehingga penyerapan batako semakin besar, porositas batako semakin besar karena ikatan antar agregat yang lemah sehingga terdapan rongga sehingga batako semakin porous. dan berat jenis batako menjadi rendah karena pengaruh berat jenis agregat plastik yang ringan sehingga mempengaruhi berat jenis batako.

 

Keyword : Limbah plastik, Berat jenis, Daya serap air, porositas, Kuat tekan

 

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/333/jiptummpp-gdl-s1-2009-davidwahyu-16619-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Limbah plastik; Berat jenis; Daya serap air; porositas; Kuat tekan; UMM