STUDI KELAYAKAN FINANSIAL RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA II UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Mochammad Qoyyim Jauzie

Abstract


Dalam suatu usulan proyek, perlu diadakan pengkajian kelayakan yang bertujuan untuk mempelajari usulan tersebut dari segala segi secara profesional, agar setelah diterima dan dilaksanakan dapat mencapai hasil sesuai yang direncanakan. Dengan adanya kajian kelayakan, akhirnya dapat diperkirakan keuntungan dan manfaat yang ada pada proyek tersebut? Layakkah proyek tersebut dibangun? Seberapa besar tingkat resiko yang akan ditanggung investor jika terjadi hal yang tidak diinginkan?
Dalam studi ini dibutuhkan kelengkapan data agar dalam pengerjaannya dapat dilakukan dengan benar dan bermanfaat. Untuk mengetahui total investasi yang dibutuhkan dalam pembangunan proyek ini, terlebih dahulu dihitung Analisa Rencana Anggaran dan Biaya (RAB), kemudian dilanjutkan dengan analisa Finansial untuk mengetahui tingkat kelayakannya. Analisa Finansial yang digunakan untuk menguji kelayakan meliputi, Analisa Benefit Cost Ratio (BCR), dan Analisa Sensitifitas. Untuk mendukung analisa-analisa tersebut ditambahkan juga analisa Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR).
Berdasarkan hasil analisa perhitungan Rencana anggaran dan biaya keseluruhan investasi proyek sebesar Rp. 8,405,368,000,00. Dengan mengacu pada suku bunga 12% pertahun. Sehingga diperoleh nilai dari anallisa BCR pada kondisi normal sebesar 1.024 dan untuk IRR 12,69 % jadi proyek masih layak untuk dikerjakan. Sedangkan dari analisa sensitifitas, Proyek Pembangunan RUSUNAWA II ini masih layak dikerjakan pada kondisi normal, akan tetapi nilai investasinya sensitif terhadap perubahan naik-turunnya Investasi yang terjadi.

 

Keyword : Analisa Benefit Cost Ratio (BCR), Analisa IRR, dan Analisa NPV

 

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/334/jiptummpp-gdl-s1-2009-mochammadq-16695-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Analisa Benefit Cost Ratio (BCR); Analisa IRR; Analisa NPV; UMM