STUDI EVALUASI KINERJA BUS EKONOMI RUTE MALANG - SURABAYA

KHAIRUL RIZA PAHLEVI

Abstract


Pemilihan bus ekonomi sebagai sarana transportasi tentu saja tidak lepas dari berbagai permasalahan yang mempengaruhi kinerja pelayanan dari armada bus ekonomi. Jumlah armada yang tidak sesuai dengan kebutuhan penumpang menyebabkan penumpang armada bus ekonomi tidak mendapatkan tempat duduk pada armada tersebut dan dampak dari bencana lupan lumpur panas Lapindo yang menyebabkan kemacetan pada ruas-ruas tertentu selama perjalanan Malang ? Surabaya. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi dalam rangka peningkatan kinerja.
Kinerja armada bus ekonomi rute Malang ? Surabaya berdasarkan Indikator Standar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat diperoleh ; load factor rata-rata per hari untuk rute (Malang ? Surabaya = 77%) dan (Surabaya ? Malang = 80%), kecepatan perjalanan rute (Malang ? Surabaya = 48.13 Km/jam) sedangkan (Surabaya ? Malang = 43.60 Km/jam), headway rata-rata per hari rute Malang ? Surabaya = 3.70 menit dan 3.60 menit pada rute Surabaya ? Malang, waktu perjalanan rata-rata rute Malang ? Surabaya adalah 1.25 menit/Km dan arah sebaliknya sebesar 1.39 menit/Km. Kemudian untuk frekwensi armada bus ekonomi 16.22 Kend/jam untuk Malang ? Surabaya dan 16.64 Kend/jam untuk arah Surabaya ? Malang.
Jumlah armada bus yang beroperasi sebanyak 151 (51.54%) armada dan dari hasil analisa keseimbangan antara supply dan demand maka di dapat jumlah armada bus rute Malang ? Surabaya/Surabaya ? Malang yang harus beroperasi sebanyak 170 (58.02%). Hasil evaluasi kinerja armada bus ekonomi rute Malang ? Surabaya menggunakan indikator standar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, diperoleh kinerja pelayanan armada bus ekonomi secara keseluruhan memenuhi kriteria baik yaitu nilai antara 18-24.

 

Keyword : Angkutan Umum, Indikator Pelayanan, Bus Ekonomi

 

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/334/jiptummpp-gdl-s1-2009-khairulriz-16696-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Angkutan Umum; Indikator Pelayanan; Bus Ekonomi; UMM