Department of Civil Engineering, 2008

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI ANTAR KOTA DALAM PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG-JOMBANG (Studi Kasus PO. Puspa Indah dan PO. Hasti)

TITIK WIJAYANTI

Abstract


Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) khususnya bus trayek Malang-Jombang berperan besar dalam penyelenggaraan angkutan umum penumpang. Agar dapat beroperasi secara berkesinambungan angkutan umum ini memerlukan biaya untuk menopang kegiatan operasionalnya. Disinilah kemudian tarif dan Biaya Operasional Kendaraan memegang peranan penting sebab keduanya terkait dengan kelangsungan dan pengelolaan perusahaan. Tarif hendaknya tetap dapat dijangkau oleh daya beli masyarakat disamping harus tetap memperhatikan kelangsungan dan pengembangan usaha para penyedia jasa angkutan. Disisi lain komponen BOK selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu khususnya saat kondisi perekonomian Indonesia fluktuatif seperti saat ini. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi tarif pada PO. Puspa Indah dan PO. Hasti berdasarkan komponen-komponen BOK yang berlaku saat ini.
Metode yang digunakan mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 89 Tahun 2002 Tentang Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Perhitungan BOK Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Antar Kota Kelas Ekonomi.
Hasil studi ini didapatkan BOK untuk PO. Puspa Indah sebesar Rp.293.695.400,00/kend/tahun atau Rp. 2.428,04/kend/km, dan untuk PO. Hasti sebesar Rp. 276.511.359,00/kend/tahun atau Rp. 2.285,97/kend/km. Sedangkan tarif untuk PO. Puspa Indah sebesar Rp. 143/pnp/km tarif terbayarnya adalah Rp. 12.900,00/pnp, dan tarif untuk PO. Hasti sebesar Rp. 134,71/pnp/km tarif terbayarnya adalah Rp. 12.200,00/pnp untuk rute Malang-Jombang.

 

Keyword : tarif, biaya operasional kendaraan

 

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/264/jiptummpp-gdl-s1-2008-titikwijay-13174-PENDAHUL-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC