Department of Biology, 2005

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI PHYLUM ECHINODERMATA DI PANTAI WAEPERANG KABUPATEN BURU MALUKU

DIAN RITA ERNA

Abstract


Phylum Echinodermata yang jumlah spesiesnya di Indonesia mencapai sekitar 1,412 spesies merupakan kelompok invertebrata yang memiliki tingkat keanekaragaman spesies yang tinggi dan berperan penting baik secara ekologis maupun ekonomis, saat ini telah mengalami eksploitasi besar-besaran.
Pantai Waeperang Kabupaten Buru Maluku yang panjangnya ? 2 km2 sebagai bagian dari kepulauan Maluku di wilayah Indonesia adalah salah satu dari puluhan pulau terpencil di Maluku yang kaya akan potensi lautnya, namun selama ini belum dikelola secara maksimal khususnya Echinodermata, padahal laut atau daerah pantainya lebih luas daripada daratannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis spesies apa saja dari phylum Echinodermata yang ditemukan di daerah pantai Waeperang Kabupaten Buru Maluku dan karakteristiknya yang meliputi kepadatan absolut, kepadatan relatif, frekuensi absolut, frekuensi relatif, dan indeks nilai penting.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah semua anggota Echinodermata yang hidup di daerah pantai Waeperang Kabupaten Buru Maluku, sedangkan sampel penelitian adalah semua spesies Echinodermata yang ditemukan dalam plot pada setiap transek di daerah pengamatan di pantai Waeperang Kabupaten Buru Maluku.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa phylum Echinodermata yang ditemukan sebanyak 4 kelas, 7 ordo, 9 famili, dan 11 spesies yang terdiri dari Echinometra mathaei, Diadema setosum, Echinothrix diadema, Tripneustes gratilla, Synapta maculata, Holothuria atra, Bohadschia marmorata, Ophiaracnella gorgonia, Ophiocoma erinaceus, Archaster typicus, dan Linckia laevigata. Dengan kepadatan absolut 1900-18150 Ha, kepadatan relatif 0.02-0.19%, frekuensi absolut 0.46-0.9%, frekuensi relatif 0.06-0.11%, dan indeks nilai penting 0.09-0.30. Kepadatan absolut tertinggi adalah Ophiocoma erinaceus, kepadatan terendah adalah Bohadschia marmorata, frekuensi tertinggi adalah Echinometra mathaei, Diadema setosum, Holothuria atra, dan Ophiocoma erinaceus, sedangkan indeks nilai penting tertinggi adalah Ophiocoma erinaceus dan terendahnya yaitu Bohadschia marmorata dan Linckia laevigata

download



Abstract: PDF , PS , DOC