STUDI TENTANG EFEK SARI KEDELAI (Glycine max L. MERRIL) TERHADAP KADAR KOLESTEROL DARAH PADA TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK

Bambang Gunawan

Abstract


Kolesterol, Meskipun vital bagi kelangsungan hidup sel-sel tubuh, kolesterol juga mempunyai implikasi penting dalam perkembangan aterosklerosis. Oleh karena itu sel-sel mamalia dihadapkan pada dua masalah yakni masalah perolehan dari suatu pihak dan di pihak lain adalah timbulnya akumulasi yang berlebihan dari kolesterol. Kelebihan kolesterol dalam plasma akan menyebabkan terjadinya hiperkolesterolemia.
Kedelai merupakan bahan pangan yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Berbagai macam hasil olahan pangan dari bahan kedelai dapat kita temukan, seperti; susu kedelai, tempe, tahu, minyak dan lain-lainnya. Kandungan betasitosterol pada kedelai dapat menghambat penyerapan lemak dari dinding usus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sari kedelai terhadap kadar kolesterol pada tikus yang diberi diet tinggi lemak selama 2 minggu dan untuk mengetahui dosis mana yang memberikan efek terbaik, dengan parameter yang diukur adalah kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan Trigiserida.
Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental sungguhan (True eksperimental research) yaitu menyelidiki kemungkinan saling berhubungan sebab akibat dengan cara menggunakan salah satu atau lebih kondisi perlakuan. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan (Tanpa perlakuan, DTL (diet tinggi lemak), DTL + 15% sari kedelai, DTL + 20% sari kedelai, dan DTL + 25% sari kedelai) dan lima kali ulangan.
Berdasarkan hasil analisis varian diketahui bahwa terdapat pengaruh yang sangat nyata antara pemberian sari kedelai terhadap kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, kecuali pada parameter kolesterol HDL. Adanya pengaruh yang sangat nyata antara sari kedelai dengan kadar kolesterol dalam darah ditunjukkan oleh nilai Fhitung > Ftabel. Dan dosis sari kedelai terbaik dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah 20%.

download


Keywords


Betasitosterol; kolesterol; trigliserida