EFEKTIFITAS INFUS DAUN Thitonia diversifolia A. Gray TERHADAP DAYA HAMBAT Pityrosporum ovale SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT DERMATITIS SEBOREIKA

Lilis Suryani

Abstract


Pengobatan dermatitis soboreika secara tradisional dengan menggunakan tumbuhan yang mempunyai khasiat obat sudah lama dikenal. Kelebihan pengobatan tradisional memiliki efek samping yang kecil dan bahan-bahan mudah diperoleh. Dermatitis soboreika merupakan kelainan kulit kepala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh infus daun Thitonia diversifolia A. Gray terhadap zona hambat Pityrosporum ovale sebagai penyebab penyakit dermatitis soboreika dan untuk mengetahui konsentrasi berapa infus daun Thitonia diversifolia A. Gray yang paling optimal.
metode penelitian ini adalah eksperimen sungguhan. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan Di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Negeri Malang, pada tanggal 22 September sampai dengan 27 November 2004. Populasi penelitian adalah jamur Pityrosporum ovale penyebab dermatitis soboreika yang dibiakkan dari penderita dermatitis soboreika. Sedangkan sampel penelitian adalah Pityrosporum ovale yang diinkubasi pada suhu 360C selama 24 jam pada media SDA dan dibandingkan dengan larutan Mac Farland 1,5 x 108/ml. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varian Satu Arah, apabila menunjukkan pengaruh maka dilanjutkan dengan uji Ducan?s Multiple Range Test dengan taraf signifikan 1%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa infus daun Thitonia diversifolia A. Gray berpengaruh sangat signifikan terhadap penghambatan Pityrosporum ovale. Konsentrasi yang optimal dalam menghambat Pityrosporum ovale adalah konsentrasi 90%.

 

download


Keywords


Thitonia diversifolia; Dermatitis soboreika; Pityrosporum ovale