PENGARUH KONSENTRASI SALINITAS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP JUVENIL IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis)

. Saifurrahman

Abstract


Ikan kerapu tikus merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Ketersediaan benih kerapu dewasa ini masih menjadi kendala bagi pengembangan usaha budidaya. Hasil penelitian di BBRPBL Gondol menunukkan bahwaTujuan dari diadakannya penelitian
Tujuan dari diadakannya penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup juvenil ikan kerapu tikus. Sedangkan kegunaanya adalah untuk mencari salinitas yang optimal pada pemeliharaan ikan kerapu tikus fase juvenil dan juga untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat perikanan tentang salinitas yang optimal bagi pertumbuhan dan SR ikan kerapu tikus fase juvenil. Hipotesa yang diambil adalah apakah salinitas dapat memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan dan SR juvenil ikan kerapu tikus.
Kegiatan penelitian dilakukan di BBRPBL Gondol pada bulan Desember 2003 ? Maret 2003 selama 80 hari. Ikan yang dipakai pada penelitian adalah juvenil ikan kerapu tikus dengan ukuran berat 0,5 ? 1,5 gr, dan panjang 3,5 ? 4,5 cm sebanyak 450 ekor. Ikan ditempatkan di bak ? bak penelitian berwarna transparan berbentuk bulat dengan kapasitas 200 liter air. Pakan yang dipergunakan adalah pakan buatan berbentuk pellet dengan ukuran 1,0 mm-1,6 mm. Rancangan yang dipergunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), karena media yang dipergunakan bersifat homogen. Penelitian dilakukan dengan lima perlakuan tiga kali ulangan yaitu pada perlakuan 15 ppt, 20 ppt, 25 ppt, 30 ppt, dan 35 ppt. Parameter kualitas air yang diamati meliputi Oksigen terlarut (DO), pH dan suhu.
Setelah dilakukan penelitian selama 80 hari, kualitas air baik oksigen terlarut,pH, dan suhu, masih dalam kisaran yang optimal bagi kehidupan ikan. Kemudian setelah dilakukan analisa data pertumbuhan, baik pertumbuhan berat mutlak, berat relatif maupun berat nisbi, serta panjang mutlak, panjang relatif, maupun panjang nisbi, tidak ditemukan adanya perbedaan yang nyata pada masing-masing perlakuan (FDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan dan kelangsungan hidup juvenil tidak berpengaruh secara nyata (P>0,05) pada kondisi air dengan salinitas berkisar antara 15 ? 35 ppt. Hal ini menunjukkan bahwa ikan kerapu tikus sangat tahan terhadap perubahan salinitas. Pada usaha budidaya juvenil, selain faktor salinitas, untuk keberhasilan suatu usaha budidaya yang penting diperhatikan adalah faktor ketersediaan oksigen, perubahan suhu, dan tingkat pencemaran lingkungan yang teridentifikasi dengan pH. 

 

Download


Keywords


salinitas, ikan kerapu tikus