Pengaruh Pemberian Pakan Sampah Organikterhadap Komsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan Dan Konversi Pakan Pada Sapi Peranakan Ongole Di Desa Randusari Mojosongo Surakarta

Dwi Mukti Al Amin

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 25 Desember 2002 sampai dengan 18 Februari 2003, bertempat di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Mojosongo Kodya Surakarta.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan pada sapi peranakan Ongole yang diberi pakan sampah pasar.
Materi yang digunakan adalah sapi potong peranakan Ongole sebanyak 30 ekor dengan umur rata-rata 2 tahun dan bobot badan rata-rata 250-300 kg.
Metode penelitian yang digunakan adalah survey pengambilan data. Data yang diambil meliputi data primer yang berupa jumlah sampah pasar, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Data sekunder berupa keadaan umum (TPA) yang diperoleh dari peternak dan instansi terkait.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari setiap sapi mengalami konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan yang berbeda, meskipun pada berat badan awalnya ada yang sama.
Rata-rata konsumsi bahan kering pada sapi peranakan Ongole yang digembalakan di tempat sampah = 8,156 kg/hr. Rata-rata pertambahan bobot badan harian selama 2 bulan adalah 0,698 kg/hr dan rata-rata konversi pakan adalah 12,026. Tingkat produksi yang tertinggi dari sapi keseluruhan adalah dengan pertambahan bobot badan 0,839 kg/hr dan yang paling rendah dengan pertambahan bobot badan 0,480 kg/hr.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan dari pemeliharaan sapi potong dengan pakan sampah pasar menunjukkan tingkat efisiensi pakan yang cukup tinggi.
Sistem penggembalaan sapi potong di tempat sampah akhir sangat baik untuk dilangsungkan karena dari hasil penelitian menunjukkan tingkat efisiensi pakan yang cukup tinggi.

 

Download


Keywords


Pakan Sampah Organik, Sapi Peranakan Ongole