Pengaruh Penambahan Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorriza, Roxb) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Rongga Udara, Warna Kuning Dan Haugh Unit Telur Pada Ayam Petelur Strain Lohmman

Evi Hapitaningsih

Abstract


Penelitian

ini dilaksanakan pada tanggal 29 April sampai 24 Mei 2003 yang bertempat di Experimental Farm Fakultas Peternakan-Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorriza, Roxb) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Rongga Udara, Warna Kuning, dan Haugh Unit Telur Pada Ayam Petelur Strain Lohmann.
Materi yang digunakan adalah ayam petelur strain Lohmann periode layer sejumlah 120 ekor. Metode yang digunakan adalah metode ekperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) sebanyak 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (0.07%), P2 (0.14%), dan P3 (0.21%) dengan 6 ulangan dimana setiap unit percobaan terdiri dari 5 ekor ayam, selanjutnya data diolah dengan anlisis variansi, jika berbeda dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) dan uji polinomial ortogonal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza, Roxb) tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap kualitas rongga udara dan kualitas haugh unit telur, tetapi berpengaruh nyata (P<0.01) terhadap kualitas warna kuning telur. Rataan rongga udara selama penelitian adalah P0=1.65, P1=1.64, P2=1.90 dan P3=1.31. Rataan warna kuning telur selama penelitian adalah P0=9.25, P1=9.58, P2=9.83, dan P3=9.91. Rataan haugh unit telur selama penelitian adalah P0=83.24, P1=82.63, P2=83.45 dan P3=77.42.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan penambahan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza, Roxb) sampai aras 0.21 persen tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap kualitas rongga udara dan kualitas haugh unit telur pada ayam petelur strain lohmann, tetapi memberikan pengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kualitas warna kuning telur pada ayam petelur strain lohmann.
Saran yang dapat dikemukakan yaitu perlunya sosialisasi penggunaan ekstrak temulawak untuk memperoleh skor warna kuning telur yang maksimal, juga perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut, dengan ekstrak temulawak lebih dari 0.21 persen.  

 

Download


Keywords


Ekstrak Temulawak, Ransum, Ayam Petelur Strain Lohmman