PENGARUH PEMBERIAN MACAM PUPUK ORGANIK DAN PUPUK PELENGKAP CAIR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GINSENG (Talinum triangulare (Jacq) Willd)

Kristina Andriyani

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian macam pupuk organik dan pupuk pelengkap cair pada pertumbuhan dan hasil tanaman ginseng. Hipotesa dari penelitian ini adalah (1) diduga ada interaksi antara pemberian macam pupuk organik dan pupuk pelengkap cair pada pertumbuhan dan hasil tanaman ginseng (2) diduga dengan pemberian pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman ginseng (3) diduga dengan pemberian pupuk pelengkap cair dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman ginseng.
Penelitian ini dilakukan di Dau dengan ketinggian ? 600 meter diatas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan 15 April sampai dengan 16 September 2004.
Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: cangkul, gembor, penggaris, alat tulis, gunting pangkas, timbangan, tali rafia, hand sprayer dan bambu.
Sedangkan bahan yang dibutuhkan antara lain: bibit stek ginseng, pukan ayam, pukan kambing, kompos azolla, pupuk pelengkap cair A, pupuk pelengkap cair B, pupuk pelengkap cair C dan goal.
Penelitian ini menggunakan RAK Faktorial dengan ulangan 3 kali dan menggunakan 3 sampel per perlakuan. Faktor 1. Macam pupuk organik yang terdiri atas 3 taraf yaitu; I1= pukan ayam, I2= pukan kambing, I3= kompos azolla dan Faktor II. Pupuk pelengkap cair yang terdiri atas 3 taraf yaitu: B1= ppc A, B2= ppc B, B3= ppc C. Dari kedua faktor tersebut maka diperoleh 9 kombinasi sebagai berikut: I1B1, I1B2, I1B3, I2B1, I2B2, I2B3, I3B1, I3B2, I3B3.
Pengamatan dilakukan secara destruktif dan non destruktif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ginseng yang meliputi: tinggi tanaman (cm), jumlah cabang (cabang), diameter batang (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm), saat berbunga (HST), jumlah bunga (kuntum), jumlah umbi (umbi), jumlah umbi diameter ? 1cm, berat basah umbi total per tanaman, berat basah umbi total diameter ? 1cm, panjang umbi (cm), diameter umbi (cm), berat basah tanaman (g), rasio berat basah tanaman, berat kering umbi total (g).
Analisis data yang digunakan adalah uji F 5% dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5% untuk membandingkan perbedaan antara perlakuan satu dengan lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan macam pupuk organik dan pupuk pelengkap cair terhadap peubah jumlah umbi diameter ? 1cm, diameter umbi per tanaman dan rasio berat basah tanaman. Kombinasi perlakuan kompos azolla dengan ppc B dapat meningkatkan jumlah umbi diameter 
? 1cm, kombinasi perlakuan pukan kambing dengan ppc C dapat meningkatkan diameter umbi dan kombinasi perlakuan pukan ayam dengan ppc A dapat meningkatkan rasio berat basah tanaman. Perlakuan kompos azolla dapat meningkatkan berat basah umbi total dan berat basah umbi total diameter ? 1cm. Sedangkan perlakuan kompos azolla pada berat kering umbi total sama tingginya dengan perlakuan pukan ayam. Perlakuan ppc B meningkatkan tinggi tanaman umur 54 dan 64 HST walaupun tidak berbeda nyata dengan ppc C. Penambahan diameter batang pada umur 24 dan 34 HST juga baik dengan perlakuan ppc B.

Keywords


Pupuk organik; pupuk pelengkap cair; gingseng