PENGARUH DOSIS PUPUK P DAN PUPUK HAYATI PADA TANAMAN KEDELAI ( Glycine max (L.) Merrill ) DI TANAH REGOSOL

Yenni Yanuari Yanti

Abstract


Objek kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk P dan pupuk hayati pada tanaman kedelai di tanah Regosol, dan mendapatkan takaran yang terbaik untuk produktivitas kedelai di Regosol. Percobaan dilakukan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Kendalpayak-Malang Jawa Timur. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan diulang sebanyak 6 kali yaitu sebanyak 3 ulangan untuk pengambilan contoh destruktif pada fase berbunga dan 3 ulangan dipelihara sampai panen. Faktor I adalah pupuk P dari SP-36 dan faktor II adalah pupuk hayati. Rincian tiap faktor diuraikan sebagai berikut : faktor takaran pupuk P dari SP-36 terdiri dari P0 (0 kg SP-36/ha), P1 (100 kg SP-36/ha), P2 (200 kg SP-36/ha), dan P3 (300 kg SP-36/ha). Sedangkan takaran pupuk hayati dari Nodulin plus terdiri dari N0 (0 x takaran anjuran), N1 (5 x takaran anjuran), N2 (10 x takaran anjuran), dan N3 (20 x takaran anjuran).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk P sebanyak 200-300 kg SP-36/ha meningkatkan hasil biji kedelai 15-30 %. Sedangkan pemberian pupuk hayati (Nodulin plus) 50 g/kg benih meningkatkan hasil biji kedelai 17 %.

Keywords


Fertilize P; Manure Involve; Regosol; Soy