PENGARUH KOMPOS LIMBAH MEDIA JAMUR CHAMPIGNON DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) VARIETAS VICTOR

Mugi Prayitno

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kombinasi dosis kompos limbah media jamur champignon dan pupuk anorganik bagi pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annuum L.) Varietas Victor. Penelitian dilaksanakan di Desa Nambakan; Kec. Ringinrejo; Kab. Kediri, dari bulan Mei sampai bulan September 2004. 
Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I adalah: Dosis Kompos (K) yang terdiri atas 4 level yaitu: K0 = kontrol (tanpa pemberian kompos), K1 = 5 t/ha, K2 = 10 t/ha K3 = 15 t/ha. Faktor II adalah: Dosis Pupuk Anorganik (P) yang terdiri atas 4 taraf level: P0 = tanpa pemberian pupuk anorganik. P1 = ? dosis anjuran 0,16 t/ha, P2 = ? dosis anjuran 0,32 t/ha, P3 = dosis anjuran 0,65 t/ha.
Pengamatan secara non destruktif dilakukan pada saat berumur 20 HST dengan interval 10 hari sekali variabel meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun. Pengamatan destruktif dilakukan pada saat panen dan 5 kali panen dengan interval 5 hari sekali adapun variabel yang diamati sebagai berikut: jumlah buah per panen per tanaman, berat segar buah per panen per tanaman, berat basah tanaman, berat kering tanaman, potensi hasil tanaman.
Hasil penelitian menunjukkan dosis kompos 10 t/ha dan pupuk anorganik dengan dosis (0,16 t/ha) dapat meningkatkan hasil cabai yang lebih tinggi dibanding yang lain. 

Keywords


kampos; pupuk anorganik; cabai merah