Department of Agroindustry, 2003

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

ANALISA USAHA LEBAH MADU (Apis mellifera)di Unit Usaha Peternakan Lebah Madu Koperasi Apriari Madu Nusa Indah ?KAMNI? Bangil

YANI INDRIANI

Abstract


Pemeliharaan lebah yang bertujuan untuk mengambil madunya disebut peternakan lebah. Orang yang beternak lebah disebut peternak lebah. Selain madu, peternak dapat memperoleh hasil lain dari lebah yang diternak berupa lilin lebah, tepung sari dan royal jelly.Usaha pengembangan lebah madu sudah sewajarnya diminati secara serius. Indonesia sebenarnya cocok untuk usaha peternakan lebah. Alasannya, Indonesia kaya akan ragam tanaman berbunga dan hasil pertanian yang dapat diusahakan sepanjang tahun. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimana struktur biaya dan pendapatan dalam mengusahakan lebah madu, (b) Apakah lebah madu yang diusahakan sudah efisien, (c) Berapakah Break Even Point (harga dan jumlah produksi) usaha lebah madu.
Dari permasalahan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui struktur biaya dan pendapatan dalam mengusahakan lebah madu, (b) Untuk mengetahui efisiensi lebah madu, (c) Untuk mengetahui Break Even Point (harga dan jumlah produkai) usaha lebah madu. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (a) Diduga usaha lebah madu sudah mencapai tingkat yang efisien. Penelitian ini dilakukan di Unit Usaha Peternakan Lebah Madu Koperasi Apriari Madu Nusa Indah ?KAMNI? Bangil dengan sengaja (purposive)dengan pertimbangan koperasi tersebut masih berkembang baik dari tahun 1989 sampai sekarang. Metode penentuan objek penelitian dalam penelitian ini sampel diperoleh dari pihak administrasi dan anggota KAMNI yang diambil secara purposive sampling pada saat penelitian dilakukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisa data yang digunakan adalah (a) Analisa biaya, (b) Analisa pendapatan, (c) Analisa penerimaan, (d) Analisa efisiensi, (e) Analisa BEP, (f) Analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada tahun 2000 KAMNI Bangil megusahakan lebahmadu sebanyak 1000 koloni, pada tahun 2001 sebanyak 1025 koloni dan pada tahun 2002 sebanyak 1500 koloni. Jumlah produksi pada tahun 2000 sebanyak 34.235,25 Kg, pada tahun 2001 sebanyak 50.003,7 Kg dan pada tahun 2002 sebanyak 51.846,28 Kg. Penerimaan pada tahun 2000 sebesar Rp 312.915.000, tahun 2001 sebanyak Rp 516.961.750 dan pada tahun 2002 Rp 571.280.000. Sedangkan pendapatan yang diterima koperasi pada tahun 2000 sebanyak 146.533.386, tahun 2001 sebanyak 241.725.000 dan pada tahun 2002 sebanyak Rp 185.886.519. Usaha peternakan lebah madu yang diusahakan KAMNI Bangil sudah mencapai efisien. Hal ini dapat dilihat dari tingkat efisiensi yang dicapai koperasi tiap tahunnya > 1. Pada tahun 2000 R/C ratio sebesar 1,81, tahun 2001 sebesar 1,72 dan pada tahun 2002 sebesar 1,47. Untuk BEPr tahun 2000 sebesar Rp 2. 605.115,8, tahun 2001 sebesar Rp 2.272.165,85 dan pada tahun 2002 sebesar Rp 4.538.295,17. Sedangkan untuk BEPq tahun 2000 sebanyak552,37 Kg dengan kepemilikan 1000 koloni, pada tahun 2001 sebanyak 593,99 dengan kepemilikan 1025 koloni dan pada tahun 2002 sebanyak 1021,20 Kg dengan kepemilikan 1500 koloni

 

Keyword : ANALISA USAHA, LEBAH MADU



Abstract: PDF , PS , DOC