PENGARUH FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PENGRAJIN TEMPE(Studi Kasus Home Industri Tempe Di Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu)

Yenni Mardianti

Abstract


Kuantitas produk yang dihasilkan oleh sebuah home industri tentunya terkait dengan produktivitas kerjanya. Tujuan penelitian ini:
1. Untuk mengetahui produktivitas kerja para pengrajin tempe pada home industri tempe di Desa Beji kecamatan Junrejo Kota Batu
2. Uuntuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi apa saja yang mempengaruhi produktivitas kerja pengrajin home industri tempe.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive).
Dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan contoh secara acak berstrata ( stratified random sampling). Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini, maka penulis melakukan penganalisaan data dengan menggunakan 2 analisa data, yaitu:
1. Menggunakan rumus produktivitas kerja
2. Analisa regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa produktivitas kerja yang terbesar adalah pada pengrajin tempe yang menggunakan kapasitas kedelai sebanyak > 57 kg yaitu sebesar 9,416 kg per-jam pada tiap produksi. Bedasarkan uji F dapat diketahui bahwa faktor-faktor sosial ekonomi yang terdiri dari umur (X1), lamanya menempuh pendidikan formal (X2), jumlah anggota keluarga (X3), lamanya pengalaman kerja (X4), dan upah (X5) pengrajin tempe berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat, yaitu produktivitas kerja pengrajin tempe (Y). Sedangkan faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja pengrajin tempe berdasarkan uji t adalah umur pengrajin tempe (X1), pengalaman kerja (X4), dan upah (X5).

Keyword : SOSIAL EKONOMI; PENGRAJIN TEMPE

link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/64/jiptummpp-gdl-s1-2005-yennimardi-3161-Pendahul-n.pdf


Keywords


SOSIAL EKONOMI; PENGRAJIN TEMPE