Pengaruh Pendapatan Petani Terhadap Pendidikan Anak ( Studi Kasus Di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu )

Lorenzia Trioani Wijayanti

Abstract


Pendidikan merupakan salah satu modal dasar yang diharapkan dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia serta peningkatan kualitas SDM. Pendidikan yang di tempuh oleh anak merupakan tanggungjawab keluarga, masyarakat dan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antara ketiga lembaga tersebut.
Pendidikan bagi anak petani merupakan salah satu bentuk pendidikan pada umumnya yang dirasakan oleh setiap manusia. Dalam hal ini, kebutuhan pendidikan merupakan suatu hal yang diperlukan pertimbangan yang cukup matang bagi setiap keluarga petani. Terkait dengan hal tersebut biaya pendidikan yang dikeluarkan akan disesuaikan dengan pendapatan yang diperoleh oleh petani.
Dengan demikian, ada beberapa hal yang melatarbelakangi pendidikan yang di tempuh oleh seorang anak. Proporsi pendapatan dari keluarga, persepsi pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan faktor lingkungan merupakan hal-hal yang dapat mempengaruhi tingkat pendidikan dari seorang anak.
Adapun berdasarkan dari latar belakang yang ada, maka dapat dirumuskan permasalahannya yaitu apakah terdapat pengaruh proporsi pendapatan, persepsi pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan faktor lingkungan terhadap tingkat pendidikan anak. Dengan demikain maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh proporsi pendapatan, persepsi pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan faktor lingkungan terhadap tingkat pendidikan anak.
Penelitian ini dilakukan di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penentuan daerah ini dilakukan dengan sengaja dengan pertimbangan bahwa di daerah ini sebagian besar mata pencaharian penduduk di desa tersebut sebagai petani serta status kepemilikan lahan sendiri.Metode penentuan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling) dimana semua petani berkesempatan untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Jumlah populasi sebanyak 620 orang. Dengan jumlah sampel 10% dari jumlah populasi maka, sampel yang akan diambil sebanyak 62 orang. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.Data primer melalui wawancara secara langsung kepada petani berdasarkan kuesioner yang telah ada. Sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor Desa Tulungrejo. Analisa data yang digunakan yaitu dengan menggunakan Path Analysis (analisis jalur atau analisis lintasan) dengan model jalur yang sesuai dengan penelitian.
Berdasarkan hasil dari pembahasan maka dapat kita ketahui bahwa nilai pengaruh langsung dari variabel proporsi pendapatan sebesar 0,068. Nilai pengaruh langsung dari variabel persepsi pendidikan sebesar 0,0501. Nilai pengaruh langsung dari variabel jumlah tanggungan keluarga sebesar 0,4377. Dan nilai pengaruh langsung dari variabel faktor lingkungan sebesar ?0, 0287. Dengan demikian pengaruh langsung terbesar dari keempat variabel tersebut di atas, yaitu jumlah tanggungan keluarga.
Pengaruh tidak langsung melalui variabel proporsi pendapatan yang mempunyai pengaruh terbesar yaitu terhadap persepsi pendidikan dengan nilai sebesar 0,2247. Pengaruh tidak langsung melalui variabel persepsi pendidikan yang mempunyai pengaruh terbesar yaitu terhadap alokasi pendapatan dengan nilai sebesar 0,305. Pengaruh tidak langsung melalui variabel jumlah tanggungan keluarga yang mempunyai pengaruh terbesar yaitu terhadap proporsi pendapatan dengan nilai sebesar 0,0053. Pengaruh tidak langsung melalui variabel faktor lingkungan yang mempunyai pengaruh terbesar yaitu terhadap persepsi pendidikan dengan nilai sebesar 0,0103.
Pengaruh total dari variabel proporsi pendapatan sebesar 0,3356. Pengaruh total dari variabel persepsi pendidikan sebesar 0,1978. Pengaruh total dari variabel jumlah tanggungan keluarga sebesar 0,4269. Dan pengaruh total dari variabel faktor lingkungan sebesar ?0,0581. Jadi, pengaruh total dari berbagai variabel yang ada di mana, jumlah tanggungan keluarga mempunyai pengaruh total terbesar.
Dari hipotesis yang ada, maka dapat kita ketahui bahwa proporsi pendapatan, persepsi pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh positif terhadap tingkat pendidikan anak. Sedangkan untuk hipotesis yang menyatakan faktor lingkungan berpengaruh terhadap tingkat pendidikan anak di peroleh pengaruh negatif terhadap tingkat pendidikan anak.

Keyword : Pendapatan Petani; Pendidikan Anak

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/65/jiptummpp-gdl-s1-2005-lorenziatr-3222-Pendahul-n.pdf


Keywords


Pendapatan Petani; Pendidikan Anak