Analisis Biaya, Pendapatan Dan Efisiensi Usahatani Tembakau Voor Oogst (Studi Kasus Di Desa Karang Budi Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep)

Suginingsih Suginingsih

Abstract


Indonesia adalah negara tropis yang kaya dengan berbagai macam hasil bumi. Iklim di Indonesia memungkinkan timbulnya beraneka tanaman budidaya. Saat ini, Indonesia masih merupakan negara agraris yaitu sektor pertanian memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional.
Tanaman tembakau merupakan salah satu tanaman industri yang memegang peranan cukup penting bagi perekonomian negara, yaitu sebagai penghasil devisa negara maupun sebagai sumber pendapatan petani.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur biaya dan pendapatan petani di daerah penelitian, serta untuk mengetahui tingkat efisiensi uasahatani tembakau. Hipotesisnya yaitu diduga usahatani tembakau di daerah penelitian menguntungkan dan efisien untuk diusahakan.
Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling). Disini diperoleh sejumlah 35 responden petani tembakau. Data-data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani responden dengan bantuan quisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait seperti dinas perkebunan dan kantor desa yang bersangkutan.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa biaya yang merupakan penjumlahan dari biaya tetap dan biaya variabel. Analisa penerimaan sebagai hasil perkalian antara harga produksi dengan jumlah produksi. Analisa pendapatan yaitu selisih antara penerimaan yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan selama proses produksi.
Dalam penelitian ini didapat bahwa rata-rata produksi per hektar 2.048,13 kg, sehingga akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 49.155.017,00, dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 14.561.713,00. Jadi dapat dihitung pendapatan bersih petani tembakau di Desa Karang Budi rata-rata per hektar yaitu Rp 34.593.304,00. Perhitungan efisiensi pada penelitian ini yaitu 3,40 sehingga usahatani tembakau di Desa Karang Budi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep dapat dikatakan efisien

Keyword : Usahatani Tembakau Voor Oogst

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/65/jiptummpp-gdl-s1-2005-suginingsi-3224-Pendahul-n.pdf


Keywords


Usahatani Tembakau Voor Oogst