ANALISIS ATRIBUT PADA PRODUK MIE INSTANT

Ike Dia Setiyaningsih

Abstract


Produk mempunyai bentuk, fungsi dan arti. Ketika konsumen membeli suatu produk, mereka berharap produk tersebut menjalankan suatu fungsi. Konsumen akan terus membeli produk hanya bila harapan mereka akan produk yang menjalankan fungsi tersebut dipenuhi dengan sangat baik.
Pendekatan atribut didasarkan pada asumsi bahwa perhatian konsumen bukan terhadap produk secara fisik, melainkan lebih ditunjukkan kepada atribut produk yang bersangkutan. Pendekatan atribut juga mengansumsikan bahwa rumah tangga telah membagi-bagi anggaran untuk makan distribusikan diantara berbagai pilihan makanan, bagaimana jumlah anggaran untuk sandang dialokasikan, berapa banyak yang digunakan untuk membeli baju, sepatu, dan sebagainya. Konsumen mendapat kepuasan dari pengkonsumsian atribut. Namun demikian, konsumen harus membeli produk untuk memperoleh atribut tersebut. Jadi produk merupakan alat untuk menyampikan atribut dalam proses konsumsi (Arsyad, 1999).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara karakteristik konsumen yaitu tingkat pendidikan dan pendapatan dengan atribut mie instant.
Metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara aksidental sampling. Responden yang diteliti sejumlah 100 orang dengan data-data yang terkumpul meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui survei pada penduduk Kecamatan Lowokwaru dengan daftar pertanyaan dalam bentuk kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instant atau lembaga-lembaga yang berkaitan dengan tujuan penelitian.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Chi-Kuadrat untuk mengetahui adanya hubungan antara karaktristik konsumen dalam atribut mie instant. Coefficient of contingency digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat hubungan antara karakteristik dengan atribut mie instant.
Dalam penelitian ini didapatkan hasil Chi-Kuadrat( )pada atribut mie instant hasil menunjukkkan baha tidak semua atribut mie instant memiliki hubungan dengan karakteristik konsumen, pada uji Coefficient contingence dengan didapatkan hasil analisis sebesar 30,589 menunjukkan hitung (30,589) > tabel (41,337) sehingga Ho ditolak, yang berarti tidak ada hubungan antara atribut mie instant dengan karakteristik konsumen dan hasil analisis C sebesar 0,234 . . . yang menunjukkan bahwa antara Atribut Mie Instant dengan karakteristik konsumen memiliki tingkat hubungan yang kecil.

Keyword : mie instant; konsumen

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/34/jiptummpp-gdl-s1-2004-ikediaseti-1654-Pendahul-n.PDF


Keywords


mie instant; konsumen