HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG PESTISIDA DENGAN KEPEDULIAN KONSUMEN TEERHADAP RESIDU PESTISIDA DALAM SAYURAN ( Kasus pada sawi dan kol

DIAN RIVIA KURNIAWATI

Abstract


Salah satu penyebab kegagalan panen yang sering dialami oleh petani adalah serangan hama dan penyakit. Metode pengendalian yang paling dominan dilakukan petani untuk mengatasi serangan hama dan penyakit adalah dengan penggunaan pestisida. Adanya pandangan masyarakat atau petani bahwa tanpa pestisida tidak mungkin diperoleh produksi yang tinggi atau dengan kata lain pestisida merupakan jaminan bagi tercapainya sasaran produksi. Sampai saat ini penggunaan pestisida yang paling banyak adalah pada tanaman hortikultura, sehingga konsumen dihadapkan pada tingkat resiko yang tinggi akan kandungan residu pestisida.Kepedulian terhadap residu pestisida pada dasarnya mengangkat pengetahuan konsumen tentang residu pestisida, termasuk potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan, serta menghindari atau memperkecil resiko bahaya tersebut. Pengetahuan konsumen terhadap perilaku petani dalam pengendalian hama, penyakit selama memproduksi, khususnya Sawi dan Kol akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengkonsumsi produk yang bersangkutan.Permasalahan penelitian ini adalah : 1). Sejauh mana pengetahuan konsumen tentang pestisida. 2). Sejauh mana pengetahuan konsumen tentang residu pestisida. 3). Bagaimana hubungan pengetahuan dengan keperdulian konsumen mengkonsumsi sayuran (Sawi dan Kol).
Tujuan penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui pengetahuan konsumen tentang pestisida. 2). Sejauh mana konsumen mengetahui tentang residu pestisida. 3) Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keperdulian konsumen tentang residu pestisida dalam mengkonsumsi sayuran (Sawi dan Kol).
Adapun hipotesa penelitian adalah : diduga hubungannya rendah antara pengetahuan konsumen dengan kepeulian konsumen dalam mengkonsumsi sayuran.Metode penentuan daerah penelitian ini dilakukan dengan cara (purposive) yaitu dikota Malang. Alasan pemilihan daerah penelitian dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut yang mengkonsumsi sayuran banyak. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Accidental Sampling yaitu pengambilan sample dengan cara kebetulan pada saat konsumen yang pertama ditemui saat membeli sayuran. Metode pengumpulan data di gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan penelitian. Untuk mengetahui pengetahuan konsumen mengenai pestisida dan residu pestisida dengan menggunakan analisa deskriptif dengan menggunakan bantuan table yang diprosentase. Untuk menguji hipotesa apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan menggunakan uji Chi kuadarat.
Dari hasil uji Chi Square didapat nilai X2hitung = 5,38 sedang Chi Kuadrat tabel dengan db = 1 pada a = 0,05 sebesar 3,84, artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan kepedulian konsumen dalam mengkonsumsi Sawi dan Kol. Dan hasil perhitungan Uji Kontigensi didapatkan nilai sebesar 0,3 ,artinya hubungan antara pengetahuan dengan kepedulian konsumen dalam mengkonsumsi sayuran (Sawi dan Kol) masih rendah

Keyword : Residu Petisida; Sayuran

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/57/jiptummpp-gdl-s1-2005-dianriviak-2837-Pendahul-n.pdf


Keywords


Residu Petisida; Sayuran