ANALISA KOMPARASI NILAI TAMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN JENANG APEL, SARI APEL DAN SELAI APEL(Study Kasus di: PT. Kusuma Satria Dinasari Wisata Jaya Kota Batu Jawa Timur)

Mulyani Mulyani

Abstract


Pembangunan pertanian dalam arti luas meliputi pembangunan di sektor tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran sektor pertanian dalam perekonomian nasional dapat diukur dari sumbangan hasil produksi, sumbangan pasar, sumbangan faktor produksi dan sumbangan devisa (Ghatak, S. and Ingersen,K., 1986 dalam Widyastuti D. E, 1998).
Sumbangan hasil produksi pertanian dapat berupa penyediaan bahan pangan, baik berupa biji-bijian, sayur mayur dan buah-buahan. Meskipun demikian sektor pertanian tidak sepenuhnya dapat menghasilkan output dengan atribut sesuai yang diinginkan konsumen, sehingga dilakukan beragam aktivitas untuk memberi nilai guna/tambah. Komoditi pertanian pada umumnya dihasilkan sebagai bahan mentah dan mudah rusak, sehingga perlu langsung dikonsumsi atau diolah terlebih dahulu. Proses pengolahan ini dapat meningkatkan guna bentuk komoditi-komoditi pertanian. Kesediaan konsumen membayar harga output agroindustri pada harga yang relatif tinggi merupakan insentif bagi perusahaan-perusahaan pengolahan untuk menghasilkan output agroindustri. ( Sudiyono. A, 2001)
Seringkali komoditi pertanian tertentu di tingkat usahatani tidak layak diusahakan secara intensif terutama di tingkat usahatani antara lain karena rendahnya nilai output tersebut. Tetapi melalui proses pengolahan atau penanganan pasca panen lainnya, output ini ternyata lebih tinggi nilainya. Persoalannya, selama ini kaitan antara sektor pertanian dan sektor industri masih rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa (a) pengembangan industri kurang meningkatkan pengembangan sektor pertanian dan (b) masih lemahnya sektor pertanian itu sendiri, sehingga pendapatan para petani termasuk yang terendah (Masyrofie,1997). Keadaan ini menunjukkan bahwa potensi sektor pertanian masih sangat mungkin untuk dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan agroindustri dalam rangka peningkatan nilai tambah sektor pertanian. Agroindustri mempunyai kemampuan yang besar untuk membuka peluang penyerapan tenaga kerja serta peningkatan produktivitas kerja, khususnya di pedesaan.

Keyword : Pengolahan Apel; Analisa Komparasi; Industri

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/62/jiptummpp-gdl-s1-2005-mulyani987-3084-Pendahul-n.pdf


Keywords


Pengolahan Apel; Analisa Komparasi; Industri