EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI DAN AGRIBISNIS 2001(Studi kasus di Desa Karang Anyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang)

Dian Wisma Nugrahani

Abstract


Sesuai dengan amanat GBHN 1999-2003 tentang program pemberdayaan pertanian serta visi pembangunan pertanian adalah terwujudnya pertanian yang berwawasan agribisnis, berkelanjutan, ramah lingkungan dan kemandirian masyarakat petani. Oleh karena itu salah satu kebijakan pemerintah untuk program pembangunan pertanian memfokuskan pada pengembangan sistem ketahanan pangan yang berbasis pada kemampuan produksi, keragaman sumberdaya bahan pangan serta kelembagaan budaya lokal dan pengembangan sistem agribisnis yang berorientasi global dengan mengembangkan keunggulan komperatif produk-produk daerah berdasarkan kompetisi serta keunggulan komperatif sumberdaya alam dan sumberdaya manusia.
Untuk itulah di tahun 2001 telah dibuat program Pemberdayaan Petani dan Agribisnis (PPA 2001) melalui optimalisasi fungsi penyuluhan pertanian dan kelompok tani dengan memobilisasi tenaga sarjana dan LSM di pedesaan sebagai tenaga pendamping. Program PPA 2001 untuk wilayah Jawa Timur khususnya Malang diterapkan di delapan Kecamatan salah satunya kecamatan Poncokusumo lebih tepatnya di desa Karang anyar untuk komoditas hortikultura dan budidaya sayuran dataran tinggi, dan sebagai dana usaha produktifnya diberikan secara langsung dalam hal ini disebut Bantuan Langsung Masyarakat (BLM).
Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui sistem pelaksanaan program PPA 2001 pada kelompok tani Dewi Sri desa Karang Anyar dan untuk mengetahui dampak dari pelaksanaan program PPA 2001 dilihat dari segi dampak langsung dan tidak langsung terhadap kelompok tani Dewi Sri desa Karang Anyar. Dan kegunaan dari penelitian ini antara lain Bagi petani dan kelompok tani dapat manambah pengetahuan pertanian yang berwawasan Agribisnis. Sebagai bahan masukan bagi peneliti untuk berfikir kritis dalam menghadapi masalah-masalah yang ada dan dapat mengembangkan pengetahuan teoritis yang telah diperoleh dan sebagai sumber informasi bagi peneliti lain. Berdasarkan perumusan masalah dapat dirumuskan hipotesa yaitu Di duga terdapat dampak baik secara langsung berupa pengembangan usaha diluar sektor usaha tani bagi kelompok tani Dewi Sri dan tidak langsung berupa terbukanya lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar Karang Anyar setelah dilakukannya evaluasi terhadap pelaksanaan program Pemberdayaan Petani dan agribisnis 2001.
Metode Penelitan yang digunakan dalam penelitian adalagh secara Purposive untuk menentukan lokasi dimana dalam penelitian ini kelompok yang terpilih dalah kelompok tani Dewi Sri desa Karang Anyar, untuk metode pengambilan responden menggunakan metode Purposive Sampling yaitu pengambilan sample dengan cara memilih subyek yang benar-benar memahami cirri-ciri populasi dan dapat dijadikan sebagai Key Subjects. Dalam hal ini adalah ketua kelompok tani, sekretaris dan bendarahara. Sampel kedua dengan menggunakan metode Sensus artinya seluruh jumlah populasi sebanyak 50 petani dijakan sample. Mengenai pengambilan data penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara khusus dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Data sekunder diperoleh dari bagian proyek pengembangan agribisnis dan kelembagaan pangan propinsi Jawa Timur, kantor kepala desa dan instansi yang terkait dengan penelitian ini. Untuk menganalisis data digunakan analisa Deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan keadaan sebenarnya yang disesuaikan dengan teori dan pendapat para ahli terhadap hasil pembahasan yang akan dilakukan oleh peneliti, dengan melakukan evaluasi terhadap keadaan sebelum dan sesudah PPA 2001.
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap penelitian dan pembahasan yang dilakukan diperoleh bahwa pelaksanaan program Pemberdayaan Petani dan Agribisnis 2001 pada kelompok tani Dewi Sri desa Karang Anyar dilihat dari Input, Proses dan Outputnya sudah sesuai dengan maksud dan tujuan proyek dalam artian bahwa program PPA 2001 diberikan tepat sasaran yaitu pada kelompok tani yang memiliki keterbatasan modal namun bersungguh-sungguh dalam berusahatani serta adanya pembinaan dari tim teknis PPA2001 dapat menimbulkan daya kreatifitas dan kelompok. Dan program PPA 2001 ini berdampak secara langsung dan tidak langsung yaitu untuk dampak langsungnya kelompok dapat lebih mandiri serta mampu mengembangkan usaha lain. Sedangkan untuk dampak tidak langsungnya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk Karang Anyar selain anggota.

Keyword : PROGRAM PEMBERDAYAAN; PETANI; AGRIBISNIS

Link terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/64/jiptummpp-gdl-s1-2005-dianwisman-3155-Pendahul-n.pdf


Keywords


PROGRAM PEMBERDAYAAN; PETANI; AGRIBISNIS