PENGARUH PERUBAHAN MODAL KERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERCATAT DI BEJ

DEWI SUSANTI PURNAMA SARI

Abstract


Tersedianya modal kerja yang dibutuhkan pada perusahaan atau adanya dana yang tidak produktif akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan, karena perusahaan akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuannya, sebaliknya modal kerja yang tersedia terlalu kecil akan menimbulkan kerugian pula bagi perusahaan, sebab perusahaan akan mengalami kesulitan keuangan, misalnya dalam melunasi kewajibanya pada pihak ekstern perusahaan, juga dalam membiayai operasi perusaahaan dan lain-lain. Jika tidak ada dananya, maka akan mengakibatkan terganggunya kontinuitas usaha perusahaan.
Untuk menangani modal kerja agar tidak berlebihan dan kekurangan modal kerja, diperlukan adanya pengelolaan modal kerja yang baik yaitu dengan merencanakan dan menganggarkan dana yang digunakan untuk membiayai operasi rutin perusahaan. Tujuan analisa modal kerja pada dasarnya adalah untuk melihat sejauh mana efisiensi pengelolaan modal kerja dalam suatu perusahaan, sehingga dapat diketahui perkembangan dan pertumbuhan perusahaan tersebut.
Dengan analisis modal kerja akan dapat membantu perusahaan dalam menerapkan kebijakan-kebijakannya. Ada beberapa macam analisis yang dapat digunakan menganalisis modal kerja, setiap analisis mempunyai tujuan dan penekanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Analisis tersebut mempunyai peran penting bagi manajer keuangan dalam rangka mengambil keputusan mengenai penganggaran dan pengelolaan modal kerja bagi kelangsungan hidup perusahaan.

 

Keyword : Modal Kerja; Keuangan; Kinerja

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/30/jiptummpp-gdl-s1-2004-dewisusant-1471-Pendahul-n.pdf


Keywords


Modal Kerja; Keuangan; Kinerja