PEMILIHAN SUMBER PEMBIAYAAN DALAM RANGKAMENETAPKAN STRUKTUR MODAL YANG OPTIMAL(Studi Kasus Pada PT. Semen Gresik Tbk.)

ERMI NURHAYATI

Abstract



Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahun berapakah PT Semen Gresik Tbk. Mencapai struktur modal yang optimal.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui tahun berapakah perusahaan mencapai struktur modal yang optimal adalah Analisis Biaya Hutang Sebelum dan Sesudah Pajak, Analisis EPS dan DPS, Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (WACC), dan Analisis Estimasi (nilai ) Pasar Saham PT Semen Gresik (Persero) Tbk
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa PT. Semen Gresik Tbk :
1. Pada tahun 1998 biaya modal rata-rata tertimbang sebesar 18,51% dengan harga (nilai) pasar saham Rp. 580,38 yang terdapat pada komposisi 54,96% hutang jangka panjang dan 45,04% modal sendiri.
2. Pada tahun 1999 biaya modal rata-rata tertimbang sebesar 28,38%% dengan harga (nilai) pasar saham Rp. 359,01 yang terdapat pada komposisi 49,51% hutang jangka panjang dan 50,49% modal sendiri.
3. Pada tahun 2000 biaya modal rata-rata tertimbang sebesar 23,63% dengan harga (nilai) pasar saham Rp. 510,67 yang terdapat pada komposisi 52,50% hutang jangka panjang dan 47,50% modal sendiri.
4. Pada tahun 2001 biaya modal rata-rata tertimbang sebesar 40,93% dengan harga (nilai) pasar saham Rp. 418,88 yang terdapat pada komposisi 42,87% hutang jangka panjang dan 57,13% modal sendiri.
Dari penjelasan diatas menunjukkan bahwa struktur modal yang optimal terdapat pada tahun 1998 karena pada tahun tersebut dapat meminimumkan biaya rata-rata tertimbang sehingga dapat memaksimum harga (nilai) pasar saham
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis menyarankan untuk pihak manajemen PT. Semen Gresik (Persero) Tbk sebaiknya menggunakan dana dengan mempertimbangkan struktur modal pada komposisi 54,96% kewajiban jangka panjang dan 45,04% modal sendiri. Hal tersebut disebabkan biaya modal rata-rata tertimbang yang minimal dapat memaksimumkan harga pasar penjualan saham perusahaan, sehingga diperoleh struktur modal yang optimal. Dalam mencari sumber pembiayaan hendaknya perusahaan juga menggunakan pertimbangan yang lain selain biaya modal, karena dalam kenyataannya pemilihan sumber modal ini ditentukan oleh banyak faktor, walaupun biaya modal merupakan salah satu faktor yang berpengaruh.

 

Keyword : STRUKTUR MODAL

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/31/jiptummpp-gdl-s1-2004-erminurhay-1529-Pendahul-n.pdf


Keywords


STRUKTUR MODAL