ANALISIS PENERAPAN KAIZEN COSTING GUNA MENCAPAI EFISIENSI BIAYA PADA PT. POLOWIJO GOSARI GRESIK

Supriyono Supriyono

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode kaizen costing dapat membantu perusahaan guna mencapai efisiensi biaya produksi terutama untuk produk pupuk Sulfomag Plus.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis varian, yaitu meliputi perhitungan biaya produksi sesungguhnya dengan menggunakan metode ABC system, mengklasifikasikan aktivitas menjadi tiga jenis yaitu: Real value-added activity (RVA), Business Value-added Activity (BVA), dan Non Value-added Activity (NVA). Dan yang terakhir melakukan penerapan kaizen costing pada aktivitas yang bersifat Business Value-added Activity (BVA), dan Non Value-added Activity (NVA).
Dari hasil analisis, diketahui bahwa perusahaan masih menggunakan metode standart cost untuk membebankan biaya produksi pupuk Sulfomag Plus. Hal ini dapat diketahui dari perbedaan hasil perhitungan biaya produksi per kilogram pupuk Sulfomag sebelum digunakan metode ABC System dan setelah digunakan metode ABC system. Dari hasil analisis aktivitas, diketahui banyak sekali aktivitas-aktivitas perusahaan yang bersifat Business Value-added Activity (BVA) dan yang bersifat Non Value-added Activity (NVA). Banyaknya aktivitas ini menyebabkan tingginya biaya produksi pupuk Sulfomag Plus. Biaya produksi Sulfomag Plus setelah penerapan kaizen costing dengan menghilangkan aktivitas yang bersifat Non Value-added Activity (NVA) menjadi semakin efisien.
Berdasarkan pada kesimpulan di atas penulis dapat memberikan saran atau rekomendasi yaitu perusahaan sebaiknya menerapkan kaizen costing dalam segala tahap produksi agar dapat mencapai efisiensi biaya, perusahaan harus melakukan analisis aktivitas dengan menghilangkan aktivitas yang bersifat Non Value-added Activity (NVA), dan pemilihan suplier yang tepat akan dapat mengurangi biaya-biaya yang tidak diinginkan.

 

Keyword : KAIZEN COSTING

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/30/jiptummpp-gdl-s1-2004-supriyono9-1467-Pendahul-n.pdf


Keywords


KAIZEN COSTING