EVALUASI ATAS KETAATAN PENERAPAN TENTANG PAJAK PENGHASILAN KARYAWAN (PPh PASAL 21) SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG PAJAK NOMOR 17 TAHUN 2000 PADA PG. DJOMBANG BARU DI JOMBANG

Medice Medice

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengambil lokasi penelitian pada PG Djombang Baru di Jombang dengan judul ?Evaluasi atas Ketaatan Penerapan tentang Pajak Penghasilan Karyawan (PPh Pasal 21) sesuai dengan Undang-Undang Pajak Nomor 17 tahun 2000 pada PG Djombang Baru di Jombang?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana PG Djombang Baru dalam ketaatan penerapan tentang pajak penghasilan karyawan (PPh 21) sesuai dengan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 17 tahun 2000.
Untuk mengetahui pelaksanaan Undang-Undang Pajak Nomor 16 tahun 2000 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan. Dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara. Sedangkan untuk mengetahui pelaksanaan ketaatan penerapan pajak penghasilan karyawan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2000 tersebut dilakukan dengan analisa penghitungan pemotongan PPh Pasal 21 atas gaji/penghasilan karyawan yang dikenakan pajak. Analisa yang digunakan ini meliputi:
1. Perhitungan pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan pegawai tetap dengan gaji bulanan (penghasilan teratur)
2. Perhitungan PPh Pasal 21 atas penghasilan pegawai yang kewajiban subyeknya berakhir dalam takwin pajak atau dimulai setelah permintaan tahun pajak.
3. Perhitungan pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan berupa jasa produksi THR atau tahun baru, bonus, premi atau penghasilan sejenis yang sifatnya tidak tetap dan dibagikan sekali saja atau sekali setahun kepada pegawai tetap
4. Penghitungan pemotongan-pemotongan PPh Pasal 21 terhadap penghasilan tidak teratur atau penghasilan lain yang sifatnya tidak tetap.
5. Penghitungan pajak perusahaan atas tunjangan pajak yang diberikan perusahaan kepada karyawan.
Hasil penelitian dengan wawancara bahwa perusahaan telah melaksanakan UU No 16 tahun 2000 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan dengan melakukan pemotongan dan pemungutan pajak atas penghasilan karyawan. Dari perhitungan analisa menunjukkan bahwa perusahaan telah melakukan perhitungan PPh Pasal 21 dengan baru tetapi perusahaan kesulitan membuat final tunjangan pajak sebesar Rp. 201.841.202. sehingga perusahaan mempunyai tanggungan pajak sebesar Rp. 43.067.360. apabila perusahaan ingin membuat final tunjangan pajak tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat mengamplikasikan bahwa sebaiknya perusahaan terus menyeleksi tentang ketentuan dan peraturan perundang-undangan perpajakan secara menyeluruh untuk memudahkan menjalankan dan memenuhi kewajibannya.

 

Keyword : pajak; penghasilan karyawan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/11/jiptummpp-gdl-s1-2004-medice9762-549-Pendahul-n.pdf


Keywords


pajak; penghasilan karyawan