PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI MENGGUNAKAN BIAYA ANGGARAN DENGAN METODE SINGLE PLAN(Studi Kasus pada PT. Industri Sandang nusantara Lawang)

DONY YAYADI ZULIANTO

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Industri Sandang II Unit Patal ? Lawang Malang dengan Judul ? Pengendalian Biaya Produksi Menggunakan Biaya Dengan Metode Single Plan ( Studi Kasus Pada PT. Industri Sandang II Unit Patal ? Lawang Malang)?.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai sistem harga pokok standar yang ada pada perusahaan dan metode yang digunakan; dan untuk mengetahui apakah metode single plan dalam sistem harga pokok standar dapat digunakan untuk mengukur efisiensi proses produksi pada PT. Industri Sandang II Unit Patal ? Lawang Malang.
Dalam penelitian ini, penulis meneliti dan mempelajari secara intensif latar belakang keadaan sekarang dan memecahkan kasus yang dihadapi perusahaan. Sabagai bahan dalam rangka penyusunan skripsi ini, data yang dipergunakan oleh peneliti adalah data yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian yaitu dengan cara mengadakan wawancara dan dokumentasi.
Secara matematis analisa data dalam skripsi ini menggunakan beberapa tahapan yaitu: menghitung selisih bahan baku, menghitung selisih kuantitas bahan baku, menghitung selisih tarp upah langsung, menghitung selisih jam atau waktu krja langsung atau selisih efisiensi upah langsung, menghitung selisih anggaran menghitung selisih kapasitas dan yang teraksrir adalah menghitung total selisih efisiensi.
Hasil perhitungan dengan alat analisa yang diuraikan diatas, menunjukan bahwa selisih Fafourable (mengungtungkan) lebih besar (Rp 110.478.129) dibanding dengan selisih Unfafoureble (Rp 101.143.808), maka pada PT. Industri II Unit Patal ? Lawang Malang dalam pengendalian biaya produksinya efktif dan efisien, hal ini terlihat pada selisih antara biaya standar dan biaya yang terrealisasi doperoleh selisih yang menguntungkan (Fafourable) karena realisasi lebih kecil dari standar yang ditentukan oleh perusahaan dengan kata lain bahwa realisasi biaya yang terjadi tidak melebihi dari anggaran yang ditentukan oleh perusahaan.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis mengimplikasikan bahwa sebaiknya PT. Industri Sandang II Unit Patal ? Lawang Malang menggunakan metode single plan dalam pengendalian biaya produksi.

 

Keyword : BIAYA PRODUKSI; SINGLE PLAN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/17/jiptummpp-gdl-s1-2004-donyyayadi-820-Pendahul-n.pdf


Keywords


BIAYA PRODUKSI; SINGLE PLAN