ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA KUALITAS PADA PT. MATSUSHITA LIGHTING INDONESIA DENGAN TELAH DITERAPKANNYA SISTEM MANAJEMEN KUALITAS ISO 9002

Anis Ari Ekawati

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan pembuatan bola lampu PT. Matsushita Lighting Indonesia dengan judul ?Analisis Pengendalian Biaya Kualitas Pada PT. Matsushita Lighting Indonesia Dengan Telah Diterapkannya Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002?.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengelolaan biaya kualitas pada PT. Matsushita Lighting Indonesia sudah terkendali atau tidak ; dan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002 dapat mempengaruhi pengendalian biaya kualitas.Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah pengelolaan biaya kualitas sudah terkendali atau tidak adalah dengan menggunakan analisis laporan kinerja biaya kualitas. Pelaporan kinerja biaya kualitas ini terbagi dalam empat bentuk laporan yaitu: standar interim, trend satu periode, trend periode ganda, jangka panjang. Sedangkan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002 dapat mempengaruhi pengendalian biaya kualitas menggunakan hasil laporan audit mutu internal dengan membandingkan hasil laporan kinerja biaya kualitas. Tolok ukur untuk menentukan bahwa pengelolaan biaya kualitas sudah terkendali adalah jika besar biaya kualitas pada masing-masing laporan kinerja biaya kualitas tidak melebihi anggaran dan 2,5% dari penjualan aktual, sedangkan untuk menentukan sejauh mana penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002 dapat mempengaruhi pengendalian biaya kualitas adalah jika hasil dari audit mutu internal manajemen tidak terdapat lagi ketidaksesuaian terhadap klausul-klausul Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002.Hasil perhitungan pada masing-masing pelaporan kinerja biaya kualitas adalah sebagai berikut: (a) . Standar Interim: selisih keuntungan biaya kualitas sesungguhnya dan biaya kualitas dianggarkan pada cawu I, II,dan III berturut-turut adalah 0,31%, 0,79%, dan 0,1% (b). Trend satu periode: selisih biaya kualitas sesungguhnya pada periode cawu II dan III adalah 18,28%(R) dan 19,44(L) (c). Trend periode ganda: biaya kualitas sesungguhnya pada periode cawu I, II dan III berturut-turut adalah 3,50%, 21,78% dan 2,34% (d).Jangka panjang merupakan perbandingan pengeluaran biaya kualitas sesungguhnya dengan prosentase ideal sebesar 2,5% dari penjualan aktual. Hasil perhitungan pada cawu I dan II adalah 1%(R) dan 0,16%(L). Adapun hasil audit mutu internal masih menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada klausul-klausul Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002. Namun setelah ditindak lanjuti oleh auditee maka adanya ketidaksesuaian dapat diatasi.Dari hasil analisis pelaporan kinerja biaya kualitas dan hasil audit mutu internal untuk penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002, serta tolok ukur yang digunakan maka pengendalian biaya kualitas pada PT. Matsushita Lighting Indonesia sudah terkendali namun pengelolaan masalah biaya kualitas masih belum baik; dan penerapan Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002 secara tidak langsung berpengaruh terhadap pengendalian biaya kualitas walaupun tidak menjamin seutuhnya.Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya PT. Matsushita Lighting Indonesia lebih memperhatikan pengelolaan biaya kualitas dan harus lebih mendukung serta mentaati persyaratan-persyaratan elemen dalam standar Sistem Manajemen Kualitas ISO 9002.

 

Keyword : Sistem Manajemen; Kualitas Iso 9002

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/26/jiptummpp-gdl-s1-2004-anisarieka-1252-Pendahul-n.pdf


Keywords


Sistem Manajemen; Kualitas Iso 9002