PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO DAN RASIO KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM

DEWI DEWI

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan judul ? PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO DAN RASIO KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat inflasi, tingkat suku bunga deposito dan rasio keuangan terhadap harga saham secara signifikan berpengaruh terhadap harga saham ;untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat inflasi, tingkat suku bunga deposito dan rasio keuangan terhadapharga saham dan untuk mengetahui pengaruh tentang variabel mana yang paling dominan mempengaruhi harga saham.
Dalam penelitian ini penulis mengambil dua hipotesis yaitu : secara simultan variabel tingkat inflasi, tingkat suku bunga deposito dan rasio keuangan berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan variabel raio keuangan lebih dominant daripada tingkat inflasi dan tingkat suku bunga deposito.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan alat uji yang digunakan untuk menentukan tingkat signifikan hasil analisis data adalah uji F dan uji t.
Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis analisis regresi linier berganda dan menggunakan alat uji berupa uji F dan uji t menunjukkan bahwa tingkat inflasi, tingkat suku bunga deposito dan rasio keuangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham tetapi secara parsial variabel bebas tingkat inflasi, tingkat suku bunga deposito dan rasio keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung variabel bebas sebesar 3,176 dan Ftabel sebesar 2,31. Sehingga terletak didaerah penolakan H0 yang berarti secara simultan variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham dan uji t nilai thitung tingat inflasi sebesar -0,59 dan ttabel sebesar 1,706 sehingga H0 diterima karena thitung < ttabel ; tingkat suku bunga deposito nilai thitung sebesar -0,378 dan ttabel 1,706 sehingga H0 diterima karena thitung < ttabel ; begitu juga rasio keuangan nilai thitung sebesar -2,486 dan ttabel sebesar 1,706 sehingga H0 diterima karena thitung < ttabel karena masing-masing variabel bebas menerima H0 maka secara parsial variabel bebas tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham.
Dari hasil analisis juga terbukti bahwa variabel bebas rasio keuangan merupakan variabel bebas yang paling dominan pengaruhnya terhadap harga saham dibandingkan dengan variabel bebas yang lain, hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi dari rasio keuangan yang lebih besar yaitu sebesar 0, 437 dengan demikian dari kedua hipotesis dalam penelitian ini telah terbukti.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis menyarankan bahwa tingkat signifika variabel bebas untuk setiap periode berbeda-beda hal ini dipengaruhi oleh keadaan perekonomian pada tahun yang bersangkutan, bagi investor dalam masa inflasi dapatlah kiranya memaksimalkan keuntungan melalui capital gain yang dikarenakan imbas dari inflasi, bagi pihak manajemen perusahaan yang saham-sahamnya diperdagangkan dipasar modal agar lebih meningkatkan kinerja keuangan sehingga diharapkan dapat meningkatkan harga saham.

 

Keyword : Inflasi; Suku Bunga; Rasio

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/26/jiptummpp-gdl-s1-2004-dewi-1270-Pendahul-n.pdf


Keywords


Inflasi; Suku Bunga; Rasio