ANALISIS KONTRIBUSI RETRIBUSI PASAR DAN KEBERSIHAN TERHADAP PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KANTOR WALIKOTA PONTIANAK

Maurikalia Maurikalia

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Kantor Walikota Pontianak dengan judul ?Analisis Kontribusi Retribusi Pasar dan Kebersihan Terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Pada Kantor Walikota Pontianak?.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya retribusi pasar harian dan kebersihan harian yang diterima; untuk mengetahui besarnya kontribusi retribusi pasar harian dan kebersihan harian terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD); untuk mengetahui prosedur pelaksanaan penagihan retribusi pasar harian dan kebersihan harian; dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penagihan retribusi pasar harian dan kebersihan harian.

Langkah-langkah analisis terhadap penerimaan retribusi pasar harian dan kebersihan harian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan dipergunakan analisis perbandingan sebagai berikut : untuk mengetahui besarnya retribusi pasar harian dan kebersihan harian dilakukan dengan cara menampilkan dan membandingkan antara realisasi dan target retribusi yang ditetapkan untuk Pemkot Pontianak; untuk mengetahui besarnya kontribusi retribusi pasar harian dan kebersihan harian terhadap PAD dilakukan dengan membandingkan antara realisasi retribusi dengan realisasi PAD Kota Pontianak; dan evaluasi sistem dan prosedur didalam penagihan retribusi pasar harian dan kebersihan harian untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi Pemkot Pontianak.

Dari hasil perbandingkan antara realisasi retribusi dengan realisasi PAD Kota Pontianak diperoleh gambaran pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2003 yang memberikan konstribusi retribusi pasar harian dan kebersihan pasar harian terbesar ada empat pasar adapun pasar-pasar tersebut adalah pasar plamboyan, cempaka, dahlia, dan mawar sedangkan pasar puring, teratai, kenanga/anggrek dan kemuning tingkat kontribusinya berada dibawah keempat pasar diatas adapun besarnya kontribusi sangat berfluktuasi. Lokasi merupakan salah satu faktor yang menentukan selain faktor kebersihan pasar merupakan salah satu alasan kenapa orang ingin berbelanja. Prosedur pelaksanaan penagihan sudah cukup baik tapi pelaksanaan dilapangan masih ada kendala.

Dalam menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh pihak dinas perindustrian sub dinas pembinaan dan pengembangan pasar Kota Pontianak melakukan langkah-langkah yang harus ditempuh : memotivasi agar para pedagang selalu membayar retribusi sesuai dengan PERDA yang berlaku; petugas penagihan hendaknya melakukan pengawasan terhadap pungutan diluar retribusi; meningkatkan pengawasan terhadap penagih dengan memonitor hasil tagihan; melakukan inspeksi dadakan (Sidak) untuk melihat situasi dan kondisi pasar dan wajib retribusi; dan pembinaan terhadap petugas lapangan.

 

Keyword : Retribusi pasar; PAD

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/47/jiptummpp-gdl-s1-2005-maurikalia-2335-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Retribusi pasar; PAD