EVALUASI ATAS PENGGUNAAN METODE PENGAKUAN PENDAPATAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA PERSERO PT INDRA KARYA CABANG I MALANG

APRILIA USWATUN INSANI

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Persero PT Indra Karya Cabang I Malang dengan judul ?Evaluasi atas Penggunaan Metode Pengakuan Pendapatan dan Pengaruhnya terhadap Laba?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode yang digunakan oleh perusahaan dalam mengakui pendapatan sudah tepat dan konsisten dan untuk mengetahui bagaimana penghitungan pengakuan pendapatan menurut metode yang digunakan oleh perusahaan apabila dibandingkan dengan metode yang lain pada Persero PT Indra Karya Cabang I Malang.
Analisa data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan mengevaluasi penggunaan metode pengakuan pendapatan dengan menggunakan metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai, untuk kemudian membandingkan hasil analisis dari metode yang digunakan oleh perusahaan dengan metode pengakuan pendapatan persentase penyelesaian atau kontrak selesai. Berdasarkan hasil perbandingan penulis bisa mengevaluasi pengaruh dari penggunaan metode pengakuan pendapatan oleh perusahaan terhadap laba.
Hasil penghitungan dengan menggunakan metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai menunjukkan adanya perbedaan yang berpengaruh pada laporan keuangan yaitu laporan laba rugi dan neraca. Pada laporan laba rugi tahun 2002 akan mempengaruhi rekening pendapatan proyek dengan selisih sebesar Rp 2.278.678.052,00, pada rekening biaya proyek terdapat selisih sebesar Rp 993.595.858,59 dan pada rekening laba bersih terdapat selisih sebesar Rp 1.285.082.193,41. Begitu juga untuk laporan laba rugi tahun 2003 akan mempengaruhi rekening pendapatan proyek dengan selisih sebesar Rp 3.308.936.541,00, pada rekening biaya proyek terdapat selisih sebesar Rp 2.279.343.271,41 dan pada rekening laba bersih terdapat selisih sebesar Rp 1.029.593.269,59.
Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa adanya penggunaan kedua metode tersebut menimbulkan selisih yang akhirnya akan mengakibatkan ketidakwajaran pada laporan keuangan dari suatu perusahaan. Ketidakwajaran tersebut dapat berupa understatement atau overstatement dari penyajian rekening tertentu dalam laporan keuangan.
Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat diimplikasikan oleh penulis bahwa Persero PT Indra Karya sebaiknya tetap menggunakan metode persentase penyelesaian untuk kontrak-kontrak yang berjangka panjang atau lebih dari periode akuntansi dan menggunakan metode kontrak selesai untuk kontrak-kontrak yang berjangka pendek. Namun, pada penggunaan metode persentase penyelesaian perusahaan juga harus mengakui laba kotor berdasarkan kemajuan penyelesaian proyek, sehingga setiap periodenya dapat diketahui laba kotor dari masing-masing proyek.

 

Keyword : METODE PENGAKUAN PENDAPATAN; LABA

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/73/jiptummpp-gdl-s1-2005-apriliausw-3609-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


METODE PENGAKUAN PENDAPATAN; LABA