PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI TERHADAP ETIKA PROFESI AKUNTAN (Studi Pada Mahasiswa Yang Menempuh Mata Kuliah Etika Dengan Yang Tidak Menempuh Mata Kuliah Etika)

AGUS HANDOYO

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang dan Program Studi Akuntansi Universitas Brawijaya Malang dengan judul ? Persepsi Mahasiswa Program Studi Akuntansi Terhadap Etika Profesi Akuntan (Studi Pada Mahasiswa Yang Mengambil Mata Kuliah Etika Dengan Yang Tidak Mengambil Mata Kuliah Etika).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang etika profesi akuntan, dan apakah ada perbedaan persepsi antara mahasiswa yang mengambil mata kuliah etika dengan mahasiswa yang tidak mengambil mata kuliah terhadap etika profesi akuntan, serta untuk mengetahui faktor apa yang menurut mahasiswa dijadikan pertimbangan oleh akuntan dalam bertindak etis.
Dalam penelitian ini, mengambil dua hipotesis yaitu apakah terdapat perbedaan atau tidak tidak terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa yang tidak mengikuti mata kuliah etika dengan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah etika tentang etika profesi akuntan.
Alat analisis yang digunakan untuk menguji validitas data adalah product moment pearson. Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur itu mengukur apa yang ingin diukur. Sedangkan untuk uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Untuk uji hipotesis menggunakan U Mann Whitney. Uji U Mann Whitney pada metode non parametrik dapat dipakai untuk menguji apakah dua kelompok independen (bebas) mempunyai perbedaan atau tidak.
Hasil dari pengujian yang dilakukan adalah untuk uji validitas data menyatakan bahwa semua variabel penelitian adalah valid semua. Untuk uji reliabilitas semua variabel penelitian adalah reliabel semua. Hasil uji hipotesis menyatakan terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara mahasiswa yang menempuh mata kuliah etika profesi dengan mahasiswa yang tidak menempuh mata kuliah etika profesi. Persepsi antara kedua responden berbeda, untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang persepsi cenderung dipengaruhi oleh faktor spiritual atau religius. Hal ini dapat ditunjukkan dengan jawaban responden yaitu Tanggung jawab kepada Tuhan sebagai landasan persepsi. Sedangkan untuk responden Universitas Brawijaya mayoritas menjawab hati nurani. Jawaban ini mengarah kepada nilai umum.
Berdasarkan kesimpulan penelitian di atas, penulis dapat menyarankan bahwa sebaiknya Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan mata kuliah etika profesi dan bisnis dalam kurikulumnya. Hal ini dikarenakan akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa walaupun sudah mendapatkan konsep etika profesi akuntan dalam mata kuliah pemeriksaan akuntansi I dan II.

 

Keyword : Etika; Etika Profesi; Persepsi

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/73/jiptummpp-gdl-s1-2005-agushandoy-3611-PENDAHUL-N.PDF


Keywords


Etika; Etika Profesi; Persepsi