ANALISIS BIAYA RELEVAN SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS (Studi Kasus Pada PT. Serbaguna Prima Pare)

M. Dedy Dama

Abstract


Dalam menjalankan aktivitasnya PT. Serbaguna Prima Pare tidak terlepas dari masalah yang menyangkut pengambilan keputusan yang bersifat jangka pendek, contohnya pengambilan keputusan dalam menerima atau menolak pesanan khusus. Berlatar belakang dari permasalahan di atas penulis tertarik pada tema biaya relavan karena itu penulis mengambil judul ?Analisis Biaya Relavan Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Menerima atau Menolak Pesanan Khusus (Studi Kasus Pada PT. Sebaguna Prima Pare)?. Dengan demikian permasalahan yang timbul adalah bagaimana kontribusi margin diterapkan untuk pengambilan keputusan menerima atau menolak pesanan khusus pada PT. Serbaguna Prima Pare.
Lokasi penelitian dilakukan pada PT. Serbaguna Prima Pare. Jenis penelitian adalah studi kasus dengan menggunakan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan memisahkan biaya semivariabel ke dalam biaya tetap dan biaya variabel, dengan menggunakan metode kuadrat terkecil, kemudian menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan metode variable costing, dan mengambil keputusan mengenai pesanan khusus dengan analisis kontribusi margin.
Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan pada tahun 2003 mendapatkan keuntungan dari pesanan khusus produk AJH 13-A sebesar Rp. 33.225.643,00. Perusahaan menderita kerugian akibat menerima pesanan khusus produk AJH 15-B sebesar Rp.47.520.300,00 Jika tahun 2003 perusahaan memutuskan untuk menolak pesanan khusus produk AJH 15-B maka kerugian dapat dihindari. Pada tahun 2003 perusahaan mendapatkan keuntungan dari pesanan khusus produk AJHF Rp.219.570.000,00
Perusahaan seharusnya menggunakan analisis contribution margin untuk menganalisis suatu pesanan khusus. Jika memang tidak melebihi dari kapasitas produksi normal dan harga pesanan khusus masih diatas batasan harga pokok minimal, sebaiknya pesanan khusus tersebut diterima. Selama ini dalam mengambil keputusan menerima atau menolak pesanan khusus perusahaan masih menggunakan metode full costing.

 

Keyword : BIAYA RELEVAN

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/73/jiptummpp-gdl-s1-2005-mdedydama9-3617-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


BIAYA RELEVAN