ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN OBAT BERBASIS KOMPUTER DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN PADA APOTEK BENGAWAN SOLO MALANG

Mafik Ulama

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Apotek Bengawan Solo Malang dengan judul “Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Obat Berbasis Komputer dalam Meningkatkan Pengendalian Intern pada Apotek Bengawan Solo Malang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran terhadap sistem informasi akuntansi persediaan obat terkomputerisasi yang telah diterapkan oleh apotek dalam meningkatkan pengendalian intern dan mengetahui pengendalian aplikasi terkomputerisasi persediaan obat pada apotek.
Alat analisis yang digunakan dalam usaha membuktikan masalah adalah dengan menggunakan metode analisis terhadap sistem informasi akuntansi yang ada pada apotek untuk mengidentifikasi kebaikan dan kelemahan tersebut dilakukan analisis terhadap elemen pendukung keberhasilan sistem akuntansi yaitu struktur organisasi, prosedur sistem akuntansi pembelian dan penjualan obat, praktek yang sehat, manusia yang cakap serta analisis pengendalian aplikasi terkomputerisasi prosedur pembelian dan penjualan obat.
Hasil analisis terhadap sistem informasi akuntansi persediaan obat terkomputerisasi yang ada pada Apotek Bengawan Solo Malang yaitu untuk struktur organisasi sudah memisahkan tanggung jawab dan wewenang yang jelas, prosedur pembelian obat sudah baik dibuktikan dengan adanya formulir surat pesanan yang bernomor urut dan otorisasi setiap melakukan aktivitas pembelian obat, namun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan yaitu pada bagian pembelian harus mengecek terlebih dahulu daftar defecta dari bagian gudang dengan file persediaan di komputer. Sedangkan untuk prosedur penjualan obat juga sudah baik, adapun kekurangannya adalah untuk tembusan struk penjualan setelah diproses oleh bagian penjualan sebaiknya langsung diberikan pada bagian administrasi dan keuangan untuk di proses lebih lanjut. Untuk praktek yang sehat adanya perangkapan jabatan pada bagian penerimaan dan bagian gudang yang dikhawatirkan memanipulasi data dengan pemasok karena hanya satu orang saja yang melakukan pekerjaan tersebut. Pada tingkat kecakapan karyawan sudah baik yaitu dengan adanya prosedur recruitment sesuai standar kualifikasi dan adanya training bagi karyawan. Sedangkan untuk pengendalain aplikasi pembelian dan penjualan obat sudah baik, adapun kekurangannya adalah perlu diperhatikan dalam hal ketelitian dan kecermatan mengentry data transaksi pembelian dan penjualan obat.
Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis menyarankan kepada Apotek Bengawan Solo Malang untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terjadi sehingga sistem informasi akuntansi persediaan obat terkomputerisasi tersebut dapat diandalkan dan menghindari adanya kerugian yang terjadi pada Apotek.

 

Keyword : sistem informasi; komputerisasi akutansi

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/6/jiptummpp-gdl-s1-2004-mafikulama-276-pendahul-n.PDF


Keywords


sistem informasi; komputerisasi akutansi