Pengukuran Kinerja Menggunakan Value For Money Sebelum dan Sesudah Penerapan Otonomi Daerah pada Pemkot Malang

Suyono Suyono

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Pemerintah Kota Malang dengan judul “Pengukuran Kinerja Menggunakan Value For Money Sebelum dan Sesudah Penerapan Otonomi Daerah pada Pemkot Malang”.
Tujuan penelitian ini adalah unutk mendekiripsikan kinerja Pemerintah Kota Malang sebelum dan sesudah otonomi daaerah, dan untuk mengevaluasi kineja Pemerintah Kota Malang sebelum dan sesudah otonomi daerah.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sekunder internal dan bersifat kuantitatif. Alat analisa yang digunakan untuk mengukur efektifitas dan efisiensi pada Pemerintah Kota Malang Menggunakan Value For Money.
Dari hasil analisis di atas, penulis menyimpulkan bahwa kinerja Pemerintah Kota Malang dengan penerapan otonomi daerah cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan tiga rasio yaitu; rasio efektifitas rata-rata sebelum otonomi daerah sebesar 100,24% dan sesudah otonomi daerah sebesar 112,38%, rasio efisiensi rata-rata sebelum otonomi daerah sebesar 4,09% dan sesudah otonomi daerah 3,03%, Debs service coverag ratio (DSCR) yang setiap tahunnya mengalami kenaikan, dan rasio pertumbuhan yang juga mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tetapi rasio kemandiraian mengalami penurunan sebelum otonomi daerah sebesar 16,88% dan sesudah otonomi daerah sebesar 13,10%.
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis mengimplementaikan bahawa Pemkot Malang harus dapat mendayagunakan potensi sumber daya daerah secara optimal khususnya dari sektor pajak, pemerintah kota malanh sebaiknya menjalin kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan BUMD, dan pemerintah kota malang harus lebih cermat dan teliti dalam menyusun APBD serta memperbaiki system perpajakan yang ada.

 

Keyword : value for money; otonomi daerah

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/6/jiptummpp-gdl-s1-2004-suyono0062-288-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


value for money; otonomi daerah