SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA TOSERBA KPRI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

Bety Dwi Kusmawanti

Abstract


Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan di Toserba KPRI Universitas Brawijaya dengan mengambil judul “Sistem Informasi Akuntansi Penjualan pada Toserba KPRI Universitas Brawijaya Malang”.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem informasi akuntansi penjualan pada toserba KPRI Universitas Brawijaya Malang.
Oleh karena itu untuk mencapai tujuan di atas diperlukan beberapa tahapan analisis. Tahapan analisis yang dilakukan didalam penelitian ini meliputi; (1) Anali-sis terhadap input sistem informasi akuntansi penjualan, yaitu berupa dokumen yang digunakan dalam penjualan tunai dan kredit. (2) Analisis terhadap proses sistem informasi akuntansi penjualan, meliputi sistem dan prosedur penjualan tunai dan kredit, fungsi yang terkait, catatan akuntansi penjualan tunai dan kredit. (3) Analisis terhadap output sistem informasi akuntansi penjualan meliputi laporan penjualan dan laporan piutang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudah ada pemisahan tugas antara fungsi penjualan, fungsi penerimaan kas, dan fungsi akuntansi pada penjualan tunai. Dalam penjualan kredit juga sudah ada pemisahan tugas antara fungsi penjualan, fungsi kas, fungsi kredit dan penagihan, serta fungsi akuntansi. Dokumen yang digunakan sudah mengandung internal check, karena telah menciptakan mekanisme saling uji. Tetapi tembusan kuitansi yang digunakan dalam penjualan kredit terlalu banyak sehingga biaya pengadaan kuitansi juga besar. Pada penjualan tunai, pengarsipan nota penjualan lembar dua tidak ada otorisasi dari kasir. Pemeriksaan atas pencatatan persediaan barang di sub unit maupun di gudang dalam bentuk inspeksi mendadak (sidak) oleh pimpinan KPRI atau kepala unit toserba.
Adapun saran yang diberikan adalah nota penjualan pada penjualan tunai sebelum diarsip sebaiknya diotorisasi dulu oleh kasir. Mengurangi jumlah tembusan kuitansi pada penjualan kredit. Lebih meningkatkan kegiatan inspeksi, terutama yang bersifat mendadak atas persediaan barang di gudang maupun di sub unit toserba. Kasir membubuhkan stempel lunas pada nota penjualan setelah pembeli melakukan pembayaran.

 

Keyword : informasi akutansi; penjualan

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/6/jiptummpp-gdl-s1-2004-betydwikus-290-Pendahul-n.PDF


Keywords


informasi akutansi; penjualan