EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KREDIT, PIUTANG DAN PENERIMAAN KAS PADA PT FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE CABANG MALANG

Rahmi Prasetyawati

Abstract



Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Federal International Finance cabang Malang dengan judul “Evaluasi Sistem Penjualan Kredit, Piutang dan Penerimaan Kas pada PT. Federal International Finance cabang Malang”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas pelaksanaan sistem pengendalian intern khususnya penjualan kredit, piutang dan penerimaan kas, dan untuk mengetahui efektifitas dari aktifitas pengendalian intern tersebut.
Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka diperlukan data-data yang mendukung. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara dokumentasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data-data yang digunakan diambil pada tahun 2004.
Berdasarkan evaluasi dan analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. PT. Federal International Finance telah menerapkan sistem pengendalian intern seperti yang terlihat dari adanya pembagian tugas dan wewenang berdasarkan struktur organisasi yang diterapkan perusahaan dengan baik dan juga karena setiap terdapat transaksi bagian yang menangani juga melibatkan lebih dari satu bagian dalam organisasi.
2. PT. Federal International Finance telah mengunakan formulir yang dipakai sebagai dokumen telah diotorisasi oleh bagian yang terkait.
3. Perusahaan telah melakukan praktek yang sehat dengan baik, terlihat dari pemakaian kwitansi yang bernomor urut tercetak dan juga penyetoran kas ke bank setiap terdapat transaksi pada hari yang sama.
4. perusahaan menilai mutu karyawan berdasarkan prestasi dan target yang dicapai .
Dari kesimpulan tersebut ada beberapa saran yang dapat dijadikan pertimbangan bagi perusahaan antara lain sebagai berikut:
1. Hendaknya pelaksanaan penjualan kredit didasarkan pada sistem penjualan kredit yang telah ditetapkan oleh kantor pusat.
2. Sebaiknya perusahaan melakukan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena bagaimanapun baiknya struktur organisasi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatan serta berbagai cara yang diciptakan untuk mendorong praktik yang sehat, semuanya tergantung manusia yang melaksanakannya
3. Interview sebaiknya diperluas, tidak hanya pada pimpinan departemen tetapi juga pada jajaran karyawan sehingga diperoleh data yang lebih akurat tentang pelaksanaan sistem penjualan kredit, piutang dan penerimaan kas.

 

Keyword : penjualan; kredit; piutang

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/6/jiptummpp-gdl-s1-2004-rahmiprase-294-Pendahul-n.pdf


Keywords


penjualan; kredit; piutang